Berita

Foto: Istimewa

Pertahanan

Kapusinfolahta TNI: Latihan Keamanan Cyber Dapat Dikembangkan dengan Negara Lain

JUMAT, 26 JULI 2019 | 09:19 WIB | LAPORAN: YELAS KAPARINO

Republik Indonesia siap menggelar latihan keamanan cyber dan sistem teknologi bersama negara-negara lain.

Hal ini disampaikan Kepala Pusat Informasi dan Pengolahan Data (Kapusinfolahta) TNI, Marsma TNI Pujiyanto, ketika meninjau latihan keamanan cyber dan sistem teknologi dalam bentuk Information System and Technology Exchange (ISTX) di Jakarta Room Hotel Raffles, Kuningan, Jakarta Selatan, Kamis (25/7).

Latihan yang melibatkan 34 personel militer, terdiri dari 19 Prajurit TNI
dan 15 Tentara Hawaii tersebut akan berakhir hari ini (Jumat, 26/7).

dan 15 Tentara Hawaii tersebut akan berakhir hari ini (Jumat, 26/7).

Ketika meninjau latihan itu Kapusinfolahta TNI didampingi Kabidpamsisfo Pusinfolahta TNI Kolonel Sus M. Yusuf, dan Kabidduk TI Pusinfolahta TNI Kolonel Czi Ign. Budiman. Juga mengikuti pembekalan materi yang disampaikan Ssgt Marc Masuno mengenai Kibana.

Kapusinfolahta TNI mengatakan bahwa latihan informasi sistem kedepan bisa dikembangkan dan tidak dengan negara tertentu saja.

“Latihan seperti ini bisa kita kembangkan dengan negara-negara lainnya yang memiliki teknologi informasi relatif maju,” harapnya.

“Artinya, kegiatan ini kedepannya tidak hanya dapat dilakukan secara bersama dengan beberapa negara saja. Selain itu, substansinya juga harus dikembangkan, sehingga latihan seperti ini makin lama makin maju dan makin baik serta bermanfaat bagi negara-negara yang mengikuti pelatihan,” katanya.

Marsma TNI Pujiyanto berharap ilmu yang didapat bisa dikembangkan dan sangat mungkin, apalagi saat ini TNI sudah mengembangkan cyber, sehingga bisa di aplikasikan dalam tugas sehari-hari.

Sementara itu, Ssgt Marc Masuno dalam pembekalannya menyampaikan bahwa Kibana adalah tools untuk melakukan analisis data yang bersumber dari berbagai platform dan tekhnologi seperti wlasticsearch, post gre SQL, my SQL, logs dan data lainnya dalam konteks keamanan cyber kibana merupakan sarana yang sangat efektif digunakan untuk melalukan thread hunting.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

Kasus Bansos, Kabulog Jateng hingga Pejabat Pemkab Brebes dan Jember Diperiksa KPK

Rabu, 09 September 2026 | 14:28

Purbaya Bakal Tarik Dana Daerah yang Mengendap Rp100 Triliun di Bank

Rabu, 09 September 2026 | 14:26

Rumah Digeledah, Direktur PT CMC Diperiksa KPK Hari Ini

Rabu, 09 September 2026 | 14:06

Rugikan Negara Rp35,7 Miliar, KPK Panggil Direktur PT Brantas Abipraya

Rabu, 09 September 2026 | 13:49

Kata Bonjopi, Persib si Raja Comeback

Rabu, 09 September 2026 | 13:39

Punya 12 Pabrik Sawit, Legislator Nilai Sintang Cocok Jadi Basis Produksi B50

Rabu, 09 September 2026 | 13:29

Pakistan: Serangan Houthi ke Saudi Bisa Aktifkan Pakta Pertahanan Mekkah

Rabu, 09 September 2026 | 13:27

PISA 2025 Tak Banyak Bergerak, Indonesia Sedang Menormalisasi Krisis Pembelajaran

Rabu, 09 September 2026 | 13:02

Penyaluran B50 Tembus 3,4 Juta KL, 94 Persen SPBU Sudah Salurkan Biodiesel

Rabu, 09 September 2026 | 12:47

Tim SAR Diminta Maksimalkan Pencarian Lima Jurnalis Hilang Kontak di Anak Krakatau

Rabu, 09 September 2026 | 12:38

Selengkapnya