Berita

Karo Penmas Divisi Humas Polri, Brigjen Dedi Prasetyo/Net

Pertahanan

Polri: Ada Lima Negara Yang Danai JAD Dan MIT Poso

SELASA, 23 JULI 2019 | 16:05 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Hasil analisa tim Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Mabes Polri, ada lima negara yang teridentifiksi mendanai kelompok teroris Jamaah Ansharut Daulah dan Mujahidin Indonesia Timur (MIT) di Poso.

Karo Penmas Divisi Humas Polri, Brigjen Dedi Prasetyo menjelaskan, aliran dana dari lima negara itu diberikan kepada Saefulah yang kini telah ditetapkan sebagai DPO oleh Densus 88.

Selain Saefulah, dana dari luar negeri juga diterima oleh terduga teroris Noviandri, anggota JAD yang ditangkap di Padang, Sumatera Barat.


"Saefulah ini menerima beberapa kiriman dana seperti dari negara Trinidad Tobago sebanyak 6 kali, Maldives dua kali, Venezuela satu kali, Jerman dua kali, dan Malaysia satu kali. Uangnya diteruskan Novendri untuk dialirkan ke kelompok JAD dan MIT," kata Dedi di Mabes Polri, Jakarta, Selasa (23/7)

Dalam kurun waktu dua tahun, total dana yang diterima oleh kelompok teroris di Indonesia mencapai Rp 413 juta yang dikirim melalui Western Union periode 2015-2017.

Adapun nama pengirim dan asal negaranya, yakni Yahya Abdal Karim, Fawaaz Ali, Kaberina Deonarine, Ricky Mohammed, Ian Marvin Bailey, dan Furkan Cinar yang kesemuanya dari negara Trinidad Tobago.

Kemudian, Ahmed Arfah dan Muslih Ali dari negara Maldives. Lalu dari Venezuela ada Pedro Manuel Moralez Mendoza. Mehboob Suliman dan Simouh Ilyaas dari Jerman, lalu Jonius Ondie Jahali dari Malaysia.

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Polisi Diminta Profesional Tangani Kasus VCS Bupati Lima Puluh Kota

Jumat, 20 Maret 2026 | 00:50

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

UPDATE

PBB Harus Bertindak Usai TNI Gugur dalam Serangan Israel

Senin, 30 Maret 2026 | 16:08

Apel Perdana Pasca Lebaran, Sekjen DPD Minta Kinerja Pegawai Dipercepat

Senin, 30 Maret 2026 | 16:06

Prajurit TNI Gugur di Lebanon, DPR: Ini Menyakitkan

Senin, 30 Maret 2026 | 16:04

Penerbangan Langsung Tiongkok-Korut Kembali Dibuka Setelah Vakum Enam Tahun

Senin, 30 Maret 2026 | 16:04

Cak Imin Kritik Cara Pandang Aparat dalam Kasus Amsal Sitepu

Senin, 30 Maret 2026 | 16:01

Pemprov DKI Segera Susun Aturan Turunan PP Tunas

Senin, 30 Maret 2026 | 15:53

Lebaran Selesai, Kemenkop Gaspol Operasionalisasi Kopdes Merah Putih

Senin, 30 Maret 2026 | 15:45

Komisi II Kulik Proker hingga Renstra KPU-Bawaslu-DKPP

Senin, 30 Maret 2026 | 15:40

Target Pengesahan RUU Hukum Acara Perdata Masih Abu-Abu

Senin, 30 Maret 2026 | 15:31

Wamenhaj RI Bahas Antisipasi Biaya dan Logistik Haji 2026 dengan Arab Saudi

Senin, 30 Maret 2026 | 15:29

Selengkapnya