Berita

Mayjen Yosua Pandit Sembiring/Net

Pertahanan

Pangdam Cendrawasih Bakal Pimpin Pemakaman Prada Usman Hambelo

SENIN, 22 JULI 2019 | 01:43 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Seorang prajurit TNI, Prada Usman Hambelo tewas tertembak oleh kelompok bersenjata saat mengawasi pembangunan infrastruktur di Distrik Yuguru, Kabupaten Nduga, Papua.

Jenazahnya telah dievakuasi ke Timika pada Minggu (21/7).

Kapendam XVII Cenderawasih, Kolonel Infanteri Muhammad Aidi menjelaskan bahwa kini jenazah disemayamkan di Mayonif 754/ENK setelah divisum dan dimandikan di Rumah Sakit Mitra Masyarakat.


“Besok (Senin (22/7) jam 06.45 WIT, jenazah akan dibawa dari Mayonif 754/ENK menuju Bandara Timika,” ujarnya dalam keterangan tertulis yang diterima.

Jenazah akan dibawa ke Wamena dengan menggunakan pesawat Trigana Air. Diperkirakan akan tiba pada pukul 09.30 di Bandara Wamena dan langsung dibawa menuju ke Taman Makam Pahlawan (TMP) Wamena.

“Pukul 12.15 WIT akan dilaksanakan kegiatan pemakaman dengan Pangdam XVII/Cendrawasih (Mayjen Yosua Pandit Sembiring) sebagai Irup,” tegasnya.

Penembakan terhadap Usman terjadi saat aparat yang mengamankan pembangunan jembatan Sungai Yuguru beristirahat. Mereka kemudian diserang oleh kelompok bersenjata yang keluar dari semak belukar.

Aidi menyebut penyerangan berlangsung sangat singkat. Rentetan tembakan dilakukan dari balik semak belukar secara hit and run.

“Pelaku diperkirakan 4 hingga 5 orang, pasukan TNI berusaha membalas tembakan dan melakukan pengejaran," ucap Aidi.

Setelah penyerang, pasukan melakukan pengecekan personel dan ditemui bahwa Usman mengalami luka tembak di bagian pinggang sebelah kanan. Lalu pasukan meminta ada evakuasi. Namun kemudian, Usman meninggal sebelum dievakuasi.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

Kasus Bansos, Kabulog Jateng hingga Pejabat Pemkab Brebes dan Jember Diperiksa KPK

Rabu, 09 September 2026 | 14:28

Purbaya Bakal Tarik Dana Daerah yang Mengendap Rp100 Triliun di Bank

Rabu, 09 September 2026 | 14:26

Rumah Digeledah, Direktur PT CMC Diperiksa KPK Hari Ini

Rabu, 09 September 2026 | 14:06

Rugikan Negara Rp35,7 Miliar, KPK Panggil Direktur PT Brantas Abipraya

Rabu, 09 September 2026 | 13:49

Kata Bonjopi, Persib si Raja Comeback

Rabu, 09 September 2026 | 13:39

Punya 12 Pabrik Sawit, Legislator Nilai Sintang Cocok Jadi Basis Produksi B50

Rabu, 09 September 2026 | 13:29

Pakistan: Serangan Houthi ke Saudi Bisa Aktifkan Pakta Pertahanan Mekkah

Rabu, 09 September 2026 | 13:27

PISA 2025 Tak Banyak Bergerak, Indonesia Sedang Menormalisasi Krisis Pembelajaran

Rabu, 09 September 2026 | 13:02

Penyaluran B50 Tembus 3,4 Juta KL, 94 Persen SPBU Sudah Salurkan Biodiesel

Rabu, 09 September 2026 | 12:47

Tim SAR Diminta Maksimalkan Pencarian Lima Jurnalis Hilang Kontak di Anak Krakatau

Rabu, 09 September 2026 | 12:38

Selengkapnya