Berita

M Iqbal/Net

Pertahanan

Keamanan Era Sekarang Harus Ditunjang Alat Canggih

SABTU, 20 JULI 2019 | 02:47 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Keamanan negara dan ketertiban masyarakat merupakan dasar utama negara bisa bertahan lama. Tanpa keamanan semua yang ada di dalam negara tidak akan berdaya.

Begitu tegas Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Mohammad Iqbal mengunjungi pameran Indo Security di Plannary Hall JCC, Senayan, Jakarta Selatan, Jumat (19/7).

Ditemani oleh Karo PID Divhumas Polri Brigjen Syahardiantono dan Kabag Proddok Divhumas Polri Kombes Goenawan Dwianto, Iqbal mengunjung pameran Indo Security Expo and Forum itu/


Dia menyempatkan diri mengunjungi kompetisi siber (cyber competition) yang diinisiasi oleh Polri dan diselenggerakan Divisi Humas Polri bersama Federasi Teknologi Informasi Indonesia (FTII).

"Ini adalah modal, sama halnya dengan keamanan mungkin juga bukan segala-galanya, tetapi tanpa keamanan semua, negara tidak ada apa apanya," ujar Iqbal.

Atas alasan itu, Iqbal mengapresiasi gelaran pameran dan kompetisi itu. Apalagi, adu kemampuan dalam mengantisipasi ilegal access atau hacker, yang diikuti kaum milenial tersebut sejalan dengan program yang dicanangkan oleh Presiden Jokowi tentang manajemen talenta.

“Pameran ini sangat menunjang aspek keamanan itu sendiri. Karena banyak institusi kelembagaan yang ikut memamerkan alat-alat dan tools yang menunjang faktor keamanan. Karena keamanan pada era sekarang mutlak harus ditunjang oleh tools dan instrument-instrument yang ada dan super canggih," jelasnya.

Dia berharap pameran ini bisa berkelanjutan dan terus mengalami pengembangan. Khususnya dalam memamerkan alat-alat keamanan terbaru.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

Kasus Bansos, Kabulog Jateng hingga Pejabat Pemkab Brebes dan Jember Diperiksa KPK

Rabu, 09 September 2026 | 14:28

Purbaya Bakal Tarik Dana Daerah yang Mengendap Rp100 Triliun di Bank

Rabu, 09 September 2026 | 14:26

Rumah Digeledah, Direktur PT CMC Diperiksa KPK Hari Ini

Rabu, 09 September 2026 | 14:06

Rugikan Negara Rp35,7 Miliar, KPK Panggil Direktur PT Brantas Abipraya

Rabu, 09 September 2026 | 13:49

Kata Bonjopi, Persib si Raja Comeback

Rabu, 09 September 2026 | 13:39

Punya 12 Pabrik Sawit, Legislator Nilai Sintang Cocok Jadi Basis Produksi B50

Rabu, 09 September 2026 | 13:29

Pakistan: Serangan Houthi ke Saudi Bisa Aktifkan Pakta Pertahanan Mekkah

Rabu, 09 September 2026 | 13:27

PISA 2025 Tak Banyak Bergerak, Indonesia Sedang Menormalisasi Krisis Pembelajaran

Rabu, 09 September 2026 | 13:02

Penyaluran B50 Tembus 3,4 Juta KL, 94 Persen SPBU Sudah Salurkan Biodiesel

Rabu, 09 September 2026 | 12:47

Tim SAR Diminta Maksimalkan Pencarian Lima Jurnalis Hilang Kontak di Anak Krakatau

Rabu, 09 September 2026 | 12:38

Selengkapnya