Berita

Ketua Departemen Luar Negeri Dewan Pengurus Pusat (DPP) Serikat Petani Indonesia (SPI) Zainal Arifin Fuat/Dok

Dunia

SPI Wakili Petani Sedunia Ceramah Di Forum Pertanian PBB

RABU, 17 JULI 2019 | 12:36 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

Ketua Departemen Luar Negeri Dewan Pengurus Pusat (DPP) Serikat Petani Indonesia (SPI) Zainal Arifin Fuat mewakili petani sedunia dalam sebuah forum pertanian terbesar di dunia yaitu pertemuan bertajuk Dekade PBB (Persatuan Bangsa-Bangsa) untuk Pertanian Keluarga (2019-2029) di kantor pusat PBB, di New York, Amerika Serikat, Selasa (16/7).

Pria asal Madiun, Jawa Timur itu diposisikan sejajar dengan Direktur Jenderal FAO Qu Dongyu ddalam forum tersebut.

Zainal menyampaikan agar PBB sukses dengan mencapai target "Sustainable Development Goals". Sangat penting bagi PBB dan FAO (Badan Pangan Dunia) untuk terus mempromosikan pertanian berbasis keluarga kecil yang menggunakan sistem agroekologis.


"Sistem pertanian agroekologis menuntun petani kecil untuk bertani secara berdaulat, meninggalkan ketergantungan terhadap input-input kimia yang tidak menyehatkan, dan tentunya lebih ramah lingkungan," kata Zainal dalam keterangan tertulis, Rabu (17/7).

Dia melanjutkan, agar Dekade PBB untuk Pertanian Keluarga ini berhasil dan maksimal dijalankan, wajib disinkronkan dengan Deklarasi PBB tentang hak asasi oetani dan masyarakat yang bekerja di pedesaan yang baru disahkan tahun lalu, yang inisiatifnya berasal dari SPI.

"Pengakuan, pemenuhan, dan perlindungan hak-hak asasi petani dan masyarakat yang bekerja di pedesaan yang terkandung dalam Deklarasi PBB itu akan menjadi dasar norma dan indikator keberhasilan untuk implementasi agenda Dekade Keluarga Pertanian PBB," tegasnya.

Zainal menambahkan, hak atas tanah, hak atas air, hak atas benih, hak-hak petani perempuan ketika diakui, ditegakkan, dan dilindungi, adalah solusi untuk tantangan saat ini yang dihadapi sistem pangan dunia.

"Hak-hak ini, yang diabadikan dalam perjanjian, pedoman, dan yang paling penting dalam Deklarasi PBB yang saya sebutkan di atas, dapat memberdayakan petani dan petani keluarga di seluruh dunia untuk mengurangi konflik sosial, krisis pangan, kemiskinan, migrasi, alam, kehancuran bumi, hingga krisis iklim, serta untuk menarik dan menjaga agar semakin banyak kaum muda di pertanian dan di daerah pedesaan tertarik untuk kembali menjadi petani," papar Zainal yang juga Komite Koordinator Internasional La Via Campesina (Gerakan Petani Sedunia).

Zainal menutup ceramahnya dengan mengajak semua pihak, mulai dari perwakilan negara, FAO, organisasi tani dan petani anggotanya untuk saling bahu membahu bekerja sama, mulai dari level desa hingga level internasional.

"Karena kita semua menyadari apabila kita semua tidak bekerja tentunya niat baik PBB tidak akan bisa sukses," tutupnya.

Populer

Kasi Intel-Pidsus Kejari Ponorogo Terseret Kasus Korupsi Bupati Sugiri

Rabu, 21 Januari 2026 | 14:15

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Enam Pengusaha Muda Berebut Kursi Ketum HIPMI, Siapa Saja?

Kamis, 22 Januari 2026 | 13:37

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

KPK Dikabarkan OTT Walikota Madiun Maidi

Senin, 19 Januari 2026 | 15:23

Aneh! UGM Luluskan Jokowi dengan Transkrip Nilai Amburadul

Minggu, 18 Januari 2026 | 00:35

Eggi Sudjana Kerjain Balik Jokowi

Selasa, 20 Januari 2026 | 15:27

UPDATE

PJJ dan WFH Didorong Jadi Standar Baru di Jakarta

Sabtu, 24 Januari 2026 | 06:02

Prajurit di Perbatasan Wajib Junjung Profesionalisme dan Disiplin

Sabtu, 24 Januari 2026 | 06:00

Airlangga Bidik Investasi Nvidia hingga Amazon

Sabtu, 24 Januari 2026 | 05:42

Indonesia Jadi Magnet Event Internasional

Sabtu, 24 Januari 2026 | 05:26

Macron Cemas, Prabowo Tawarkan Jalan Tengah

Sabtu, 24 Januari 2026 | 05:23

Rismon Sianipar Putus Asa Hadapi Kasus Ijazah Jokowi

Sabtu, 24 Januari 2026 | 05:11

Polda Metro Terima Lima LP terkait Materi Mens Rea Pandji

Sabtu, 24 Januari 2026 | 05:09

Prabowo Jawab Telak Opini Sesat Lewat Pencabutan Izin 28 Perusahaan

Sabtu, 24 Januari 2026 | 04:26

Polisi Bongkar 'Pabrik' Tembakau Sintetis di Kebon Jeruk

Sabtu, 24 Januari 2026 | 04:16

Pesan Prabowo di WEF Davos: Ekonomi Pro Rakyat Harus Dorong Produktivitas

Sabtu, 24 Januari 2026 | 04:04

Selengkapnya