Berita

Wali Kota Sukabumi, Achmad Fahmi melayat ke kediaman korban/RMOLJabar

Nusantara

Tragis, Bocah Berseragam Sekolah Tewas Saat Antar Nenek Naik Haji

RABU, 17 JULI 2019 | 03:38 WIB

Suka cita pemberangkatan rombongan jamaah haji di Gedung Juang, Sukabumi, Selasa (16/7) berubah mencekam usai seorang bocah yang turut mengantarkan rombongan tewas.

Dilansir Kantor Bertia RMOLJabar, korban bernama Hani Shafiy Tsania Hasani (12). Ia meninggal usai tergencet pagar saat bus rombongan calon haji berangkat.

Berdasarkan data yang dihimpun, Hani yang masih mengenakan seragam sekolah berada di lokasi untuk melihat neneknya yang akan berangkat beribadah haji.


Wali Kota Sukabumi, Achmad Fahmi menyebutkan, terdapat lima korban pada peristiwa tersebut. Tiga di antaranya dewasa dan lainnya anak-anak.

"Yang meninggal ini akibat tergencet pagar," ujarnya, Selasa (16/7).

Ia menjelaskan, empat korban lainnya mengalami luka-luka akibat terkena reruntuhan pagar yang runtuh akibat terserempet bus pembawa jamaah saat keluar area Gedung Juang.

"Mereka mengalami patah tulang. Tapi kami pastikan semua mendapatkan penanganan medis," tambahnya.

Sedangkan untuk kondisi korban meninggal dilaporkan mengalami luka di bagian kepala. Hal itu disampaikan Ketua Tim Penanganan Keluhan dan Informasi RSUD R Syamsudin SH, dr Wahyu Handriana.

"Ada cedera kepala berat hingga berujung kematian. Sisanya luka ringan dan patah tulang terbuka," ucapnya.

Empat korban saat ini masih mendapat penanganan medis. Satu korban anak kecil berusia tiga tahun mengalami patah tulang pada tangan.

"Satu anak berusia 3 tahun masih kita tangani intensif, tiga lainnya luka pada kaki. Ke empatnya saat ini dalam keadaan sadar, kondisinya bagus," pungkasnya.

Populer

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

Janggal, Purbaya Dipecat Setelah Mencopot Ratusan Pejabat Kemenkeu

Senin, 14 September 2026 | 21:57

UPDATE

Moreno Soeprapto, Potret Etika Buruk Wakil Rakyat

Senin, 21 September 2026 | 06:25

Suara Rakyat Jangan Dimubazirkan

Senin, 21 September 2026 | 06:05

Ketika Pakar Saking Pintarnya Jadi “Goblok”

Senin, 21 September 2026 | 05:44

Masa Depan Pelabuhan Indonesia antara Peluang dan Tantangan

Senin, 21 September 2026 | 05:13

Serangan Babi Hutan Persoalan Serius bagi Petani

Senin, 21 September 2026 | 05:00

Merapi Empat Kali Luncurkan Lava Pijar dalam 6 Jam

Senin, 21 September 2026 | 04:39

Pramono Lagi Menempatkan Jakarta dalam Peta Persaingan Kota Global

Senin, 21 September 2026 | 04:23

Membaca Berhadiah Koin

Senin, 21 September 2026 | 04:02

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Muhammadiyah Tetapkan 1 Ramadan 1448 H Jatuh 8 Februari 2027

Senin, 21 September 2026 | 03:06

Selengkapnya