Berita

Manager Nasution/Net

Politik

Natalius Pigai Tidak Lolos Capim KPK, Ini Kata Kolega Di Komnas HAM

MINGGU, 14 JULI 2019 | 16:13 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Seleksi administrasi calon pimpinan (capim) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyisakan pertanyaan. Pasalnya, 192 orang dari 376 pendaftar yang diloloskan tidak tercantum nama mantan Komisioner Komnas HAM, Natalius Pigai.

Kolega Pigai di Komnas HAM, Manager Nasution pun angkat bicara. Dia menyesalkan nama Pigai tidak lolos. Sebab, dia meyakini secara substansi kehadiran Pigai di KPK akan membawa dampak positif.

Adapun energi positif pertama yang akan dihadirkan Pigai adalah keberanian. Ini lantaran selama bersama di Komnas HAM dari tahun 2012 hingga 2017, Manager memandang Pigai sebagai sosok yang berani menghadapi beragam ancaman. Bahkan pria asal Papua itu dikenal paling banyak menangani aduan.


“Kedua, memperluas daya dobrak KPK di Indonesia Timur. Ketiga, kehadiran Pigai juga bisa disebut sebagai representasi Indonesia Timur,” tegas wakil ketua Majelis Hukum dan HAM PP Muhammadiyah itu.

Dengan tidak bermaksud mencampuri independensi Panitia Seleksi (Pansel) Capim KPK, Manager mendesak agar untuk membuka proses seleksi administrasi tersebut. Sebab hanya dengan transparansi, publik bisa tahu alasan calon-calon tidak diloloskan.

“Ada baiknya pansel mengumumkan secara terbuka persyaratan apa yang tidak dipenuhi oleh calon-calon yang gagal seleksi administrasi itu,” pungkasnya.

Populer

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Skandal Hibah Daerah, KPK: Rp83 Triliun Rawan Bancakan

Senin, 20 April 2026 | 12:16

Spirit KAA 1955 Bukan Nostalgia tapi Agenda Ekonomi Global Selatan

Senin, 20 April 2026 | 12:05

Keresahan JK soal Ijazah Jokowi Mewakili Rakyat Indonesia

Senin, 20 April 2026 | 12:01

Lusa, Kloter Pertama Jemaah Haji RI Mendarat di Madinah

Senin, 20 April 2026 | 11:55

Harris Bongkar Peran Netanyahu di Balik Keputusan Perang Trump

Senin, 20 April 2026 | 11:43

Emas Antam Merosot, Ini Harga Terbarunya

Senin, 20 April 2026 | 11:27

Amanah Gandeng Kampus dan Pemda Bangun Ekosistem Pemuda

Senin, 20 April 2026 | 11:25

Tangkapan Ikan Sapu-Sapu di Jakarta Tembus 6,98 Ton

Senin, 20 April 2026 | 11:06

Wapres AS Kembali Pimpin Delegasi ke Islamabad untuk Negosiasi Iran

Senin, 20 April 2026 | 10:55

Iran Akui Kapalnya Dibajak AS, Ancam Serangan Balasan

Senin, 20 April 2026 | 10:34

Selengkapnya