Berita

Jokowi bertemu Prabowo di dalam MRT/Net

Politik

Suka Cita Menyambut Kematian Cebong Dan Kampret

MINGGU, 14 JULI 2019 | 11:10 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Pertemuan Presiden Joko Widodo dengan Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto yang terjadi Sabtu (13/7) kemarin, jadi awal babak baru percaturan politik nasional. Pertemuan tersebut juga seharusnya mengakhiri dualisme Cebong-Kampret yang jadi istilah dalam perseteruan para pendukung kedua kubu.

Jokowi dan Prabowo merupakan calon presiden dalam Pilpres 2019, seperti halnya yang terjadi pada Pilpres 2014. Membuat masyarakat yang mendukung pun terbelah menjadi sebutan Cebong dan Kampret.

Anggota DPR RI Fraksi PPP, Arsul Sani menyebut pertemuan itu setidaknya bisa mengakhiri dualisme masyarakat pasca-Pilpres 2019. Sebuah akhir yang harus disambut dengan suka cita.


Dalam dua Pilpres terakhir, pengkubuan Cebong untuk pendukung Jokowi dan Kampret untuk pendukung Prabowo. Kata Arsul, dua istilah itu otomatis mati seketika saat dua tokoh itu bertemu.

"Biasanya kematian disambut dengan duka cita, namun kematian cebong dan kampret perlu disambut dengan suka cita," ujarnya, Minggu (14/7).

Pertemuan Jokowi dan Prabowo terjadi di Stasiun MRT Lebak Bulus. Dari sana mereka menumpang MRT yang mulai beroperasi pada 1 April itu sampai Stasiun Senayan.

Turun di Stasiun Senayan, Prabowo dan Jokowi kemudian melanjutkannya dengan berjalan kaki. Tujuan mereka adalah FX Sudirman untuk menikmati makan siang bersama di restoran Sate Khas Senayan.

Populer

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Skandal Hibah Daerah, KPK: Rp83 Triliun Rawan Bancakan

Senin, 20 April 2026 | 12:16

Spirit KAA 1955 Bukan Nostalgia tapi Agenda Ekonomi Global Selatan

Senin, 20 April 2026 | 12:05

Keresahan JK soal Ijazah Jokowi Mewakili Rakyat Indonesia

Senin, 20 April 2026 | 12:01

Lusa, Kloter Pertama Jemaah Haji RI Mendarat di Madinah

Senin, 20 April 2026 | 11:55

Harris Bongkar Peran Netanyahu di Balik Keputusan Perang Trump

Senin, 20 April 2026 | 11:43

Emas Antam Merosot, Ini Harga Terbarunya

Senin, 20 April 2026 | 11:27

Amanah Gandeng Kampus dan Pemda Bangun Ekosistem Pemuda

Senin, 20 April 2026 | 11:25

Tangkapan Ikan Sapu-Sapu di Jakarta Tembus 6,98 Ton

Senin, 20 April 2026 | 11:06

Wapres AS Kembali Pimpin Delegasi ke Islamabad untuk Negosiasi Iran

Senin, 20 April 2026 | 10:55

Iran Akui Kapalnya Dibajak AS, Ancam Serangan Balasan

Senin, 20 April 2026 | 10:34

Selengkapnya