Berita

Rizal Mallarangeng (dua dari kiri)/RMOL

Politik

Golkar: Pertemuan Jokowi-Prabowo Menunjukkan Kematangan Demokrasi Indonesia

SABTU, 13 JULI 2019 | 12:46 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Pertemuan antara presiden terpilih Joko Widodo dan rivalnya di Pilpres Prabowo Subianto di Jakarta disambut baik oleh Partai Golkar. Pasalnya, pertemuan Jokowi-Prabowo ini disebut-sebut sebagai rekonsiliasi nasional pasca Pilpres 2019.  

RMOL. Partai Golkar menyambut baik pertemuan Presiden terpilih Joko Widodo dengan Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto. Pertemuan tersebut adalah sebagai rekonsiliasi nasional pasca Pilpres 2019.  

"Sangat bagus bahwa Pak Jokowi dan Pak Prabowo bisa bertemu secara simbolik," ujar Plt Ketua DPD DKI Jakarta Partai Golkar, Rizal Mallarangeng di sela-sela diskusi bertajuk "Golkar di Periode 2 Jokowi", di Jalan KH. Wahid Hasyim, Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu (13/7).


Rizal mengatakan, pertemuan antara Jokowi-Prabowo menunjukkan kematangan demokrasi di Indonesia. Sebab, keduanya sama-sama memiliki basis pendukung yang militan.

"Bagus, itu kan sebuah cara untuk menunjukkan demokrasi Indonesia itu demokrasi yang matang dengan segala kelemahan yang harus kita perbaiki," ungkapnya.

Partai Gokar, kata Rizal, menaruh harapan besar pertemuan Jokowi-Prabowo itu akan semakin erat. Mengingat, di tengah masyarakat pendukung fanatik keduanya masih ada saja yang belum menerima pertemuan simbolik Jokowi-Prabowo.  

"Nah bagi kita, mudah-mudahan akan semakin kuat (pertemuan Jokowi-Prabowo)," tandasnya.

Selain Rizal, turut hadir sejumlah narasumber, diantaranya Direktur Eksekutif Indikator Burhanuddin Muhtadi, pakar komunikasi politik Lelly Arrianie, pakar hukum tata negara Prof. Juanda, dan Ketua DPP Projo Freddy Alex Damanik.

Diketahui, Jokowi dan Prabowo telah melakukan pertemuan di Jakarta. Bahkan, keduanya naik MRT ditemani Kepala BIN Budi Gunawan, Sekertaris Kabinet Pramono Anung, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi. Kemudian, mereka bertolak ke pusat perbelanjaan FX Senayan untuk mencicipi sate. Pertemuan mereka berlangsung hangat.

Populer

Kafe Diduga terkait Jampidsus Digeledah

Rabu, 08 Juli 2026 | 16:36

AHY dan Ibas Dilaporkan ke KPK Buntut Lonjakan Harta

Senin, 06 Juli 2026 | 14:49

Terima Kasih Bang Refly, Nama Saya Sudah Diubah jadi ‘Si Udin’

Selasa, 07 Juli 2026 | 03:14

Presiden Pasti Tahu Dinamika Penggeledahan Cafe de’CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 09:00

Pengacara Nadiem Makarim Dilaporkan ke Peradi Buntut Ucapan "Yang Mulia Takut Ya"

Senin, 06 Juli 2026 | 18:36

Beredar Surat Diduga dari Kejagung untuk Konsolidasi Usai Penggeledahan Cafe de' CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:53

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

UPDATE

Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei Dimakamkan di Mashhad

Jumat, 10 Juli 2026 | 08:21

Wall Street Ditutup Menguat Didorong Harapan Negosiasi Iran-AS

Jumat, 10 Juli 2026 | 08:08

Terjaring OTT KPK, Bupati Sukoharjo Diduga Peras Perangkat Daerah

Jumat, 10 Juli 2026 | 07:50

Menkes Budi Ajak Kreator Jadikan Pola Makan Sehat Sebagai Tren Baru

Jumat, 10 Juli 2026 | 07:45

Kepala Balai Teknik Perkeretaapian Jakarta Dicecar KPK soal Pengadaan Rel di DJKA

Jumat, 10 Juli 2026 | 07:32

Harga Emas Melonjak Didorong Aksi Bargain Hunting dan Sentimen Geopolitik

Jumat, 10 Juli 2026 | 07:21

Sentimen AI Pulihkan Bursa Eropa, STOXX 600 Menguat

Jumat, 10 Juli 2026 | 07:12

OTT di Solo Raya: Selain Bupati Sukoharjo KPK Juga Amankan 4 Orang Lainnya

Jumat, 10 Juli 2026 | 07:04

Ekonomi NTB Tumbuh 13,64 Persen, Peluang Lahirnya Inovasi Anak Muda Kian Terbuka

Jumat, 10 Juli 2026 | 07:01

Kepindahan Narji dari PKS ke PSI Dianggap Kutu Loncat Gurem

Jumat, 10 Juli 2026 | 06:58

Selengkapnya