Berita

Prabowo Subianto dan Joko Widodo/Net

Politik

Ternyata Ada JK Di Balik Pertemuan Jokowi dan Prabowo

SABTU, 13 JULI 2019 | 12:39 WIB | LAPORAN: YELAS KAPARINO

Wakil Presiden Jusuf Kalla tidak terlihat ketika Joko Widodo dan Prabowo Subianto bertemu di Stasiun MRT dan brunch di Sate Senayan FX Sudiman Plaza, Sabtu ini (13/7).

Tetapi, JK yang sebentar lagi akan meninggalkan kursi 02 itu ternyata memainkan peranan yang sangat penting.

Soal peran JK di balik pertemuan itu disampaikan salah seorang wakil ketua Gerindra, Arief Poyuono.


Menurut Arief, sejak tanggal 1 Mei dirinya dan JK intens berkomunikasi agar apapun hasil pilpres bisa diterima kedua belah pihak yang bertarung. Hal paling penting adalah mempersatukan keduanya seusai pilpres.

“Tidak mudah dan tidak gampang mengatur dua tokoh ini bertemu walau keduanya sebenarnya mereka sangat dekat dan bersahabat,” kata Arief Poyuono kepada redaksi.

Setelah keributan terjadi di depan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) di Jalan MH Thamrin, Jakarta, dia dan JK kembali berkomunikasi untuk mengatur pertemuan JK dan Prabowo agar bisa mencairkan suasana.

“Setelah dan sebelum putusan MK pun saya dan Pak JK selalu berkomunikasi untuk bagaimana mencari cara dan jalan mempertemukan mereka berdua dengan tujuan agar masyarakat menjadi satu lagi,” ceritanya lagi.

Puncak dari berbagai komunikasi ini adalah kemarin, Jumat pagi (12/7), sekitar pukul 10.00 WIB.

JK menghubungi Arief Poyuono dan mengatakan bahwa sudah saatnya Prabowo bertemu Jokowi.

“Pertama Pak JK tanya: Rif, Pak Prabowo dimana? Saya bilang: di Jakarta baru dari luar negeri. Pak JK bilang: sudah saatnya untuk dibuat pertemuan. Pak JK akan bicara hal ini pada Pak Joko Widodo,” sambung dia.

JK juga mengusulkan agar pertemuan tidak perlu formal dan tidak membahas politik.

“Saya katakan: OK Pak JK. Nanti saya sampaikan juga sama Pak Prabowo tentang usulan pertemuan itu,” cerita Poyuono lagi

“Happy ending pertemuan Kangmas Joko Widodo dan Mas Bowo. Kita harus salut dan berterima kasih sama Pak JK,” demikian Arief Poyuono menutup cerita.

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

Pengusaha Keberatan Masa Kerja Karyawan Kontrak Dipangkas jadi Empat Tahun

Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:20

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

UPDATE

Mantan Menpora Dito Ariotedjo Hadir Bersama Habib Jindan di Safari Sholawat Lombok

Senin, 12 Oktober 2026 | 22:08

PLN Siapkan Integrasi EBT PLTP Wayang Windu Unit 3 ke Sistem Kelistrikan Jabar

Senin, 12 Oktober 2026 | 21:54

Gaduh Dugaan Aturan Selundupan, Doli Sentil Hasyim: Jabatan Komisaris Hadiah dari Siapa?

Senin, 12 Oktober 2026 | 21:44

Sertijab Menlu, Arrmanatha Tegaskan Arah Polugri Indonesia Tidak Berubah

Senin, 12 Oktober 2026 | 21:28

Kades Ciangsana Bakal Mediasi Polemik Bangunan 480 Meter Persegi di Coatesville

Senin, 12 Oktober 2026 | 21:07

Bank Jakarta dan PAM Jaya akan Melantai di Bursa, Ini Respons Senator Fahira

Senin, 12 Oktober 2026 | 20:37

Berat Langkah IHSG Kembali ke 9.000, Saham Konglo Tak Akan Bangkit?

Senin, 12 Oktober 2026 | 20:28

Danantara Diandalkan Pacu Pertumbuhan Ekonomi 7 Persen

Senin, 12 Oktober 2026 | 20:22

AMDK dan Komoditas Mamin Harus Dikecualikan dalam Pelarangan Truk Sumbu 3

Senin, 12 Oktober 2026 | 20:21

Komisi II Buka Peluang RDP Bahas Putusan MK pada Gibran

Senin, 12 Oktober 2026 | 20:02

Selengkapnya