Berita

Komjen Pol Arief Sulistyo memberi pembekalan/RMOL

Pertahanan

Kalemdiklat Polri: Perwira Remaja Hello Kitty Akan Ditempatkan Di Kodim Atau Koramil

KAMIS, 11 JULI 2019 | 19:26 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Kepala Lembaga Pendidikan dan Pelatihan (Kalemdiklat) Polri, Komjen Pol Arief Sulistyo, tidak takut menempatkan Perwira Remaja dari Akademi Kepolisian (Akpol) ke markas teritorial TNI.

Hal itu bila orang tua mereka yang berlatar belakang Polri meminta anaknya ditempatkan di wilayah yang diinginkan.

Ancaman Komjen Arief berangkat dari pengalaman Polri bahwa banyak orang tua perwira yang berpangkat dan mempunyai jabatan tinggi di Kepolisian meminta anaknya yang baru lulus dari Akpol ditugaskan di wilayah yang diinginkan.


"Kakak-kakak kalian saya kumpulkan semua di akademi kalian, saya ancam, pokoknya nanti kalau ada orang tua kalian yang menitipkan penempatan, saya tempatkan di Kodim atau Koramil. Saya sudah telpon Aspers (Asisten Personil) TNI," tegas Komjen Pol Arief Sulistyo di depan 781 Calon Perwira Remaja (Capaja) Akademi TNI-Polri di GOR Ahmad Yani Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Kamis (11/7).

Komjen Arief berharap lulusan Akademi TNI maupun Polri memiliki jiwa kesatria yang tidak mengandalkan pangkat atau posisi orang tuanya di Polri.

"Jangan 'ngegandul' sama orang tua. Di sini banyak anaknya pejabat Polri. Jangan minta ditempatkan sama orang tua. Be yourself. Kami tidak berharap anak-anak kami yang sudah kami didik Perwira menjadi Hello Kitty, anak mami, yang lambangnya kucing itu, warnanya pink. Yang kami inginkan adalah perwira kesatria," jelasnya.

Semua lulusan Akpol harus kesatria menerima tugas dari Polri di manapun itu.

"Lakukan tugas, jangan menilai tempat. Kita tidak tahu ada rahasia kesuksesan di tempat itu," tandasnya.

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Polisi Diminta Profesional Tangani Kasus VCS Bupati Lima Puluh Kota

Jumat, 20 Maret 2026 | 00:50

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

UPDATE

PBB Harus Bertindak Usai TNI Gugur dalam Serangan Israel

Senin, 30 Maret 2026 | 16:08

Apel Perdana Pasca Lebaran, Sekjen DPD Minta Kinerja Pegawai Dipercepat

Senin, 30 Maret 2026 | 16:06

Prajurit TNI Gugur di Lebanon, DPR: Ini Menyakitkan

Senin, 30 Maret 2026 | 16:04

Penerbangan Langsung Tiongkok-Korut Kembali Dibuka Setelah Vakum Enam Tahun

Senin, 30 Maret 2026 | 16:04

Cak Imin Kritik Cara Pandang Aparat dalam Kasus Amsal Sitepu

Senin, 30 Maret 2026 | 16:01

Pemprov DKI Segera Susun Aturan Turunan PP Tunas

Senin, 30 Maret 2026 | 15:53

Lebaran Selesai, Kemenkop Gaspol Operasionalisasi Kopdes Merah Putih

Senin, 30 Maret 2026 | 15:45

Komisi II Kulik Proker hingga Renstra KPU-Bawaslu-DKPP

Senin, 30 Maret 2026 | 15:40

Target Pengesahan RUU Hukum Acara Perdata Masih Abu-Abu

Senin, 30 Maret 2026 | 15:31

Wamenhaj RI Bahas Antisipasi Biaya dan Logistik Haji 2026 dengan Arab Saudi

Senin, 30 Maret 2026 | 15:29

Selengkapnya