Berita

Pembekalan 785 calon perwira remaja TNI-Polri/RMOL

Pertahanan

781 Calon Perwira TNI-Polri Dituntut On The Track

KAMIS, 11 JULI 2019 | 09:54 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Sebanyak 781 calon perwira remaja (capaja) TNI dan Polri diberi pembekalan oleh Danjen Akademi TNI Laksdya Aan Kurnia di GOR Ahmad Yani, Markas Besar (Mabes) TNI, Cipayung,Jakarta Timur, pagi ini (Kamis, 11/7).

Rencananya Selasa pekan depan (16/7), mereka dilantik Presiden Jokowi.

"Secara pribadi saya ingin menyampaikan, selamat atas pencapaian kalian. InsyaAllah lima hari lagi kalian akan dilantik oleh Presiden Indonesia di Istana Merdeka," ucap Laksdya TNI Aan Kurnia dalam sambutan di hadapan ratusan Capaja TNI-Polri.


Laksdya Aan Kurnia mengingatkan, para calon perwira yang telah mengikuti pendidikan selama empat tahun harus memiliki visi dan tujuan ke depan.

"Kalian harus yakin dengan bekal selama empat tahun kalian di Akademi, kalian sudah dibekali menjadi perwira TNI sudah dibekali menjadi perwira Polri. Kalian harus memiliki visi. Ke depan kalian mau ngapain, yang lebih tahu kapan sendiri," jelasnya.

Ketika resmi dilantik menjadi perwira nanti juga diingatkan tetap dalam koridor aturan.

"Jangan sampai keluar itu, banyak contoh tidak bisa tujuan akhir. Saya ingin kalian semua menjadi Jenderal, Laksamana, Marsekal, Jenderal polisi," harapnya.

Aan pun menekankan, perwira TNI dan Polri harus memiliki cita-cita tinggi sehingga bisa bekerja lebih baik.

"Semua harus punya cita-cita menjadi Jenderal, sehingga itu yang memacu kalian menjadi baik. Perjalanan nanti banyak simpang siur, tetap harus on track dan selalu dikombinasikan dengan doa," terangnya.

"Agama apapun saya yakin menyarankan menyuruh kita untuk selalu ingat kepada sehingga selalu dalam jalur yang benar," sambung Aan.

Pembekalan diikuti 781 Capaja TNI dan Polri yang terdiri dari 263 Akmil (248 putra dan 15 putri), 117 AAL (103 putra dan 14 putri), 99 AAU (90 putra dan 9 putri) serta 306 Akpol (256 putra dan 50 putri).

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Polisi Diminta Profesional Tangani Kasus VCS Bupati Lima Puluh Kota

Jumat, 20 Maret 2026 | 00:50

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

UPDATE

PBB Harus Bertindak Usai TNI Gugur dalam Serangan Israel

Senin, 30 Maret 2026 | 16:08

Apel Perdana Pasca Lebaran, Sekjen DPD Minta Kinerja Pegawai Dipercepat

Senin, 30 Maret 2026 | 16:06

Prajurit TNI Gugur di Lebanon, DPR: Ini Menyakitkan

Senin, 30 Maret 2026 | 16:04

Penerbangan Langsung Tiongkok-Korut Kembali Dibuka Setelah Vakum Enam Tahun

Senin, 30 Maret 2026 | 16:04

Cak Imin Kritik Cara Pandang Aparat dalam Kasus Amsal Sitepu

Senin, 30 Maret 2026 | 16:01

Pemprov DKI Segera Susun Aturan Turunan PP Tunas

Senin, 30 Maret 2026 | 15:53

Lebaran Selesai, Kemenkop Gaspol Operasionalisasi Kopdes Merah Putih

Senin, 30 Maret 2026 | 15:45

Komisi II Kulik Proker hingga Renstra KPU-Bawaslu-DKPP

Senin, 30 Maret 2026 | 15:40

Target Pengesahan RUU Hukum Acara Perdata Masih Abu-Abu

Senin, 30 Maret 2026 | 15:31

Wamenhaj RI Bahas Antisipasi Biaya dan Logistik Haji 2026 dengan Arab Saudi

Senin, 30 Maret 2026 | 15:29

Selengkapnya