Eks Menteri Pemuda dan Olahraga Adhyaksa Dault membantah meminta dicalonkan menjadi Wakil Gubernur kepada Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetio Edi Marsudi.
Justru, Adhyaksa mengatakan Prasetio yang sebenarnya mendorong dirinya untuk menjadi pendamping Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.
Ia menjelaskan, tawaran Prasetio dilontarkan saat keduanya melakukan pertemuan di rumah dinas Ketua DPRD pada Senin (1/7) kemarin.
"Dalam obrolan itu, Pras bilang ke saya, 'lo aja yang jadi Wagub DKI bro'. Ini obrolan lepas sebagai sesama anak Jakarta," kata Adhyaksa seperti dikutip dari
RMOLJakarta.com, Selasa (2/7).
Mendengar tawaran yang disodorkan Prasetio itu, Adhyaksa menyebut dirinya tak mau menanggapi hal itu secara serius.
Adhyaksa juga menegaskan bahwa pertemuannya dengan Prasetio cuma pertemuan biasa, sesama mantan pengurus KNPI.
"Ini pertemuan biasa saja bagi kami yang sudah berkawan sedari muda. Saya sejak TK, SD, SMP, SMA, kuliah di Jakarta. Saya dan Prasetio Edi Marsudi, Ketua DPRD DKI dan banyak anggota DPRD DKI lainnya adalah teman sejak di Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI)," ujar Adhyaksa.
Terlepas dari itu semua, Adhyaksa berharap agar proses pemilihan Wagub DKI ini cepat selesai.
"Sebagai warga Jakarta, saya tentu berharap agar DKI Jakarta segera memiliki Wakil Gubernur. Tujuannya agar pelayanan terhadap masyarakat semakin baik, ini subtansi yang harus kita dorong. Jangan berlarut-larut proses pemilihan cawagub DKI ini," tutup Adhyaksa.
Sebelumnya, Adhyaksa Dault menemui Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetio Edi Marsudi di kediamannya, Jalan Imam Bonjol, Jakarta Pusat, Senin (1/7).
Prasetio mengatakan, Adhyaksa menyampaikan keinginannya untuk menjadi wakil gubernur DKI Jakarta.
"Beliau (Adhyaksa) juga ingin mencoba, maulah istilahnya, mau juga mencalonkan (jadi wagub). Mau juga beliau, ya kalau bisa," ujar Prasetio di Gedung DPRD DKI Jakarta, Jalan Kebon Sirih, Jakarta Pusat.
Adapun, kursi wagub DKI masih kosong sejak ditinggalkan Sandiaga Uno pada 10 Agustus 2018.
Partai pengusung Anies Baswedan-Sandiaga pada Pilkada DKI 2017, Partai Gerindra dan Partai Keadilan Sejahtera (PKS), telah mengajukan dua nama cawagub, yakni Agung Yulianto dan Ahmad Syaikhu, ke DPRD DKI.