Berita

Suhardi Alius dan Michael Kretschmer/Humas BNPT

Pertahanan

BNPT Akan Kirim Tenaga Ahli ke BKA Jerman untuk Berbagi Pengalaman Menangani Terorisme

SELASA, 02 JULI 2019 | 17:36 WIB | LAPORAN:

Upaya kerjasama penanggulangan terorisme yang dilakukan pemerintah Indonesia melalui Badan Nasional Penanggulangan Terorisme bersama pemerintah Jerman melalui Badan Anti Terornya (The Bundeskriminalamt/BKA) semakin diintensifkan.

Salah satu upaya itu dengan mengirimkan tenaga ahli BNPT ke BKA Jerman untuk berbagi pengalaman dalam menangani masalah terorisme.

Rencana ini mengemuka saat Kepala BNPT, Suhardi Alius menerima kunjungan Wakil Presiden (Vice-President) BKA, Michael Kretschmer di kantor BNPT yang berada di salah satu kantor gedung kementerian di Jakarta, Senin (1/7).


"Selama ini kita sudah lama bekerjasama dengan pihak BKA ini dan kita akan saling tukar menukar ekspertise atau tenaga ahli kita untuk memberikan sharing information kepada Jerman untuk memberikan masukan dalam rangka penanggulangan terorisme yang sudah kita jalani,” ujar Suhardi usai pertemuan tersebut.

Lebih lanjut Kepala BNPT menjelaskan, negara Jerman juga menghadapi masalah kontra terorisme yang cukup signifikan. Sebab, ada 1.000 lebih Foreign Terrorist Fighter (FTF) berada di Jerman.

Selain mengirimkan tenaga ahli, BNPT dan BKA akan mengadakan seminar internasional yang dihadiri oleh seluruh dunia, termasuk Indonesia.

"Dan nanti yang jadi host adalah pihak Jerman dan Indonesia sebagai co-host. Tentunya ini untuk kebaikan semuanya," imbuh mantan Kapolda Jawa Barat ini.

Ia berharap kerjasama dengan BKA ini dapat terus meningkat dari tahun ke tahun. Menurutnya, ini suatu program yang sanga luar biasa, apalagi kedua belah pihak juga sudah saling berkunjung sebelumnya.

"Saya ke sana (BKA) dan beliau sudah dua kali ke Indonesia, di mana Kretschmer ini sudah melihat juga pusat deradikalisasi kita di Sei Mencirim (Deli Serdang) Sumatera Utara," beber mantan Kepala Divisi Humas Polri ini.

Malah ada rencana Kretschmer ingin melihat kantor baru BNPT yang ada di Sentul.
 
Sementara itu, Michael Kretschmer mengatakan bahwa kunjungannya ke BNPT untuk melakukan penyusunan kerja sampa lebih lanjut dalam lingkup penanggulangan dan pencegahan terorisme.

Ia menilai selama ini Indonesia memiliki pendekatan yang baik dalam hal ini, khususnya BNPT.

"Dan tentunya penting bagi kami untuk memiliki hubungan kerja sama dan rasa persaudaraan yang baik bersama BNPT," ucap Kretschmer

 


Kretschmer berharap hubungan antara BKA dengan BNPT ke depan bisa terjalin dengan sangat baik. "Kami mencoba untuk membuat kerja sama ini lebih baik dan kami yakin akan bisa mencapai lebih baik lagi kedepannya," katanya mengakhiri.

BKA Jerman ini adalah instansi yang mengoordinasikan kerja sama dan menyelidiki kejahatan terorganisir internasional, terorisme dan lainnya yang berkaitan keamanan nasional.

Turut mendampingi Kepala BNPT dalam menerima kunjungan dari BKA tersebut di antaranya Sekretaris Utama (Sestama) BNPT, Marsda TNI Asep Adang Supriyadi; Deputi I bidang Pencegahan, Perlindungan dan Deradikalisasi, Mayjen TNI Hendri Paruhuman Lubis; Deputi II bidang Penindakan dan Pembinaan Kemampuan, Irjen Budiono Sandi dan Plt. Deputi III bidang Kerjasama Internasional Brigjen TNI (Mar) Yuniar Lutfi.

Sementara Kretschmer sendiri didampingi perwakilan Kedutaan Jerman untuk Indonesia.

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Polisi Diminta Profesional Tangani Kasus VCS Bupati Lima Puluh Kota

Jumat, 20 Maret 2026 | 00:50

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

UPDATE

Serangan terhadap Konvoi Pasukan UNIFIL di Lebanon Tewaskan Dua Personel

Selasa, 31 Maret 2026 | 01:53

Mantan Dirjen PHU Hilman Latief Diduga Terima Duit Ribuan Dolar AS

Selasa, 31 Maret 2026 | 01:36

Sejumlah Kades di Lebak Ngadu ke DPR Minta Segera Wujudkan DOB

Selasa, 31 Maret 2026 | 01:10

Maktour Raup Rp27,8 Miliar dari Permainan Kuota Haji

Selasa, 31 Maret 2026 | 00:55

Pengorbanan TNI Bukti Nyata Komitmen Indonesia Jaga Perdamaian Dunia

Selasa, 31 Maret 2026 | 00:41

Mantan Anak Buah Yaqut Diduga Terima 436 Ribu Dolar AS

Selasa, 31 Maret 2026 | 00:14

Serangan Israel ke Pasukan UNIFIL Pelanggaran Serius Resolusi DK PBB

Selasa, 31 Maret 2026 | 00:01

Tim Garuda Gigit Jari Usai Ditekuk Bulgaria 0-1

Senin, 30 Maret 2026 | 23:33

Kader PDIP Siap Gotong Royong Bantu Keluarga Prajurit TNI Gugur di Lebanon

Senin, 30 Maret 2026 | 23:17

DKI Siap Hadirkan Zebra Cross Standar di Jalan Soepomo Tebet

Senin, 30 Maret 2026 | 22:47

Selengkapnya