Berita

Foto: Net

Politik

Periode Kedua Pemerintahan Jokowi, Dicari Menterinya Nelayan

SENIN, 01 JULI 2019 | 12:44 WIB | LAPORAN:

Di Periode kedua ini, Presiden Joko Widodo diminta mencari menteri yang sungguh mampu dan mau mengurusi nelayan, bukan yang hanya sibuk mengurusi laut.

Ketua Nelayan Projo Siswaryudi Heru menuturkan, pada periode pertama, untuk urusan Kelautan dan Perikanan, anggota kabinet sudah banyak mengurusi laut.

"Nelayan berharap, kali ini Pak Presiden Jokowi mencari menteri yang mengurusi nelayannya. Ya kita membutuhkan menterinya nelayan,” tutur Siswaryudi Heru di Jakarta, Senin (1/7).


Sebab, selama ini sentuhan manusiawi yang fokus pada pemberdayaan dan peningkatan nelayannya sendiri belum terealiasi. Padahal, nelayan adalah subyek dan sekaligus obyek yang utama dalam sektor kelautan dan perikanan itu.

Padahal, nelayan adalah subyek dan sekaligus obyek yang utama dalam sektor Kelautan dan Perikanan itu.

“Mohon jangan menaruh menteri yang berlum jelas kapasitas dan kapabilitasnya,” ujar koordinator Bidang Hubungan Antar Lembaga Dewan Pimpinan Pusat Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) tersebut.

Pria yang juga aktif sebagai Ketua Bidang Kelautan dan Perikanan Pengurus Pusat Dewan Ekonomi Indonesia Timur (DEIT) ini melihat faktor peningkatan kesejahteraan nelayan masih sangat perlu didongkrak di periode keduanya Jokowi ini.

Sejumlah program yang fokus pada sektor peningkatan kesejahteraan itu sudah seharusnya menjadi fokus kerja pemerintah.

"Supaya Bulog perikanan bisa terwujud untuk kesejahteraan seluruh nelayan Indonesia,” ujarnya.

Lebih lanjut, Wakil Ketua Komite Tetap (Wakomtap) Hubungan Antar Lembaga Dewan Pengurus Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin) ini mengatakan, kondisi kesehatan nelayan Indonesia dan keluarga nelayan serta masyarakat pesisir masih memprihatinkan.

Selain fasilitas kesehatan bagi nelayan yang masih minim, biaya perobatan dan pelayanan kesehatan juga cukup tinggi. Hal ini pula sudah menjadi kendala yang belum terselesaikan hingga sekarang.

Siswaryudi Heru menuturkan, Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) Keliling bagi nelayan dan pulau-pulau mestinya bisa digelar dengan fasilitas yang memadai dan pelayanan kesehatan terjangkau.

Sejumlah program yang fokus pada peningkatan kesehatan, pendidikan dan kesejahteraan nelayan Indonesia, masih sangat banyak yang terkendala.

Asuransi nelayan, fasilitas perumahan nelayan, permodalan yang dijanjikan, peralatan alat tangkap yang memadai bagi nelayan dan lain-lainnya jangan sampai terabaikan lagi di periode kedua pemerintahan Joko Widodo ini.

"Karena sehat buat nelayan saat ini dirasakan mahal," ujarnya.

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Omongan Amien Rais Dibenarkan Publik selama Tak Dibantah Teddy

Kamis, 07 Mei 2026 | 02:15

UPDATE

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Herman Deru Perintahkan Jalinsum Diperbaiki Usai Tragedi Bus ALS

Minggu, 10 Mei 2026 | 01:22

Inilah Bupati Sitaro Chyntia Ingrid Kalangit yang Diborgol Kejati

Minggu, 10 Mei 2026 | 01:09

Pemakzulan Trump Mencoreng Citra Demokrasi Barat

Minggu, 10 Mei 2026 | 01:01

Politik Mesias Digital

Minggu, 10 Mei 2026 | 00:27

Saksi Sidang di PN Jakbar Dikejar-kejar hingga Diduga Dianiaya

Minggu, 10 Mei 2026 | 00:06

Pendidikan Bukan Komoditas Ekonomi

Minggu, 10 Mei 2026 | 00:03

Korban Kecelakaan Bus ALS Jadi 18 Orang

Sabtu, 09 Mei 2026 | 23:32

Kritik Amien Rais Jadi Momentum Perbaikan Tata Kelola Pemerintahan

Sabtu, 09 Mei 2026 | 23:14

Selengkapnya