Berita

Oesman Sapta Odang, Joko Widodo, Maruf Amin, dan Megawati Soekarnoputri/Net

Politik

Jokowi Lebih Aman Ajak Lawan Politik Gabung Koalisinya

MINGGU, 30 JUNI 2019 | 14:26 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Joko Widodo diharapkan dapat mengajak salah satu partai lawan politiknya bergabung dengan Koalisi Indonesia Kerja (KIK).

"Meskipun telah menguasai lebih 60 persen kursi DPR, tampaknya jauh lebih aman jika Koalisi Indonesia Kerja dapat mengajak serta salah satu partai anggota Koalisi Adil Makmur untuk bergabung," ucap analis politik Exposit Strategic, Arif Susanto kepada Kantor Berita RMOL, Minggu (30/6).

Namun ia mencermati, hanya ada dua parpol dari Koalisi Adil Makmur yang bisa diajak bergabung, yaitu Partai Amanat Nasional (PAN) dan Partai Demokrat.


"Sementara cukup sulit untuk menemukan platform bersama untuk mengajak serta Gerindra dan PKS, peluang lebih baik kerja sama dimiliki oleh Demokrat dan PAN," katanya.

Menurut Arif, PAN memiliki pengalaman bekerja sama dengan setiap pemerintahan sejak 1999. Tapi, dua periode terakhir PAN memiliki masalah dengan konsistensi.

Tak hanya PAN, Partai Demokrat juga dinilai selalu membingungkan posisi politiknya sejak 2014. Karenanya hemat dia, Jokowi harus memperhatikan tiga hal jika ingin mengajak lawan politiknya bergabung dengan pemerintahan lima tahun kedepan.

"Pertama, kehadiran mitra baru tidak mengganggu soliditas kerja sama dalam koalisi," papar Arif.

Yang kedua, mitra koalisi dapat memberikan prioritasnya untuk dapat meningkatkan kinerja pemerintah Jokowi-Maruf selama lima tahun ke depan.

"Ketiga, tidak terjadi saling rebut panggung untuk membuka peluang partai maupun kandidat bersaing pada 2024," tandasnya.

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Omongan Amien Rais Dibenarkan Publik selama Tak Dibantah Teddy

Kamis, 07 Mei 2026 | 02:15

UPDATE

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Herman Deru Perintahkan Jalinsum Diperbaiki Usai Tragedi Bus ALS

Minggu, 10 Mei 2026 | 01:22

Inilah Bupati Sitaro Chyntia Ingrid Kalangit yang Diborgol Kejati

Minggu, 10 Mei 2026 | 01:09

Pemakzulan Trump Mencoreng Citra Demokrasi Barat

Minggu, 10 Mei 2026 | 01:01

Politik Mesias Digital

Minggu, 10 Mei 2026 | 00:27

Saksi Sidang di PN Jakbar Dikejar-kejar hingga Diduga Dianiaya

Minggu, 10 Mei 2026 | 00:06

Pendidikan Bukan Komoditas Ekonomi

Minggu, 10 Mei 2026 | 00:03

Korban Kecelakaan Bus ALS Jadi 18 Orang

Sabtu, 09 Mei 2026 | 23:32

Kritik Amien Rais Jadi Momentum Perbaikan Tata Kelola Pemerintahan

Sabtu, 09 Mei 2026 | 23:14

Selengkapnya