Berita

Managing Direcktor Political Economy and Policy Studies (PEPS), Anthony Budiawan/Ist

Politik

Gemar Berutang, Pemerintahan Jokowi-Maruf Akan Perparah Ekonomi Bangsa

SABTU, 29 JUNI 2019 | 04:58 WIB | LAPORAN:

Perselisihan hasil Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden 2019 berakhir usai Mahkamah Konstitusi (MK) menolak gugatan Prabowo-Sandi terkait hasil Pilpres. Dalam hal ini, pasangan Joko Widodo dan Maruf Amin tinggal menunggu waktu peresmian sebagai Presiden dan Wakil Presiden periode 2019-2024.

Namun demikian, Jokowi-Maruf diprediksi akan menghadapi masalah besar di periode kedua bagi Jokowi ini, utamanya soal ekonomi bangsa.

Menurut Managing Direcktor Political Economy and Policy Studies (PEPS), Anthony Budiawan kondisi ekonomi Indonesia ke depan justru cenderung negatif.


"Ekonomi ke depan menurut saya akan melemah," kata Anthony kepada Kantor Berita RMOL, Sabtu (29/6).

Bukan tanpa sebab. Melemahnya ekonomi Tanah Air justru diakui dia karena menguatnya kurs rupiah. Sebab, pengatan kurs rupiah yang selama ini dilakukan justru terjadi karena intervensi pemerintah.

Intervensi pemerintah, kata Anthony, yakni dengan tawaran lebih banyak utang luar negeri kepada asing demi menguatkan rupiah.

"Pada saatnya rupiah akan melemah tajam. Shortfall penerimaan pajak akan cukup besar, APBN dalam kondisi kritis, defisit tinggi, belanja rendah," imbuhnya.

Terkait dengan masalah ini, ia berpandangan bahwa pemerintahan Jokowi-Maruf di periode 2019-2024 bukan memperbaiki, melainkan akan memperparah ekonomi Tanah Air.

"Kebijakan mereka (Jokowi) malah berlawanan dan akan memperparah ekonomi di kemudian hari. Mereka mengundang pelaku bisnis asing, misalnya di industri penerbangan domestik yang akan memperparah defisit transaksi berjalan," tandasnya.

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Omongan Amien Rais Dibenarkan Publik selama Tak Dibantah Teddy

Kamis, 07 Mei 2026 | 02:15

UPDATE

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Herman Deru Perintahkan Jalinsum Diperbaiki Usai Tragedi Bus ALS

Minggu, 10 Mei 2026 | 01:22

Inilah Bupati Sitaro Chyntia Ingrid Kalangit yang Diborgol Kejati

Minggu, 10 Mei 2026 | 01:09

Pemakzulan Trump Mencoreng Citra Demokrasi Barat

Minggu, 10 Mei 2026 | 01:01

Politik Mesias Digital

Minggu, 10 Mei 2026 | 00:27

Saksi Sidang di PN Jakbar Dikejar-kejar hingga Diduga Dianiaya

Minggu, 10 Mei 2026 | 00:06

Pendidikan Bukan Komoditas Ekonomi

Minggu, 10 Mei 2026 | 00:03

Korban Kecelakaan Bus ALS Jadi 18 Orang

Sabtu, 09 Mei 2026 | 23:32

Kritik Amien Rais Jadi Momentum Perbaikan Tata Kelola Pemerintahan

Sabtu, 09 Mei 2026 | 23:14

Selengkapnya