Berita

Komnas HAM/RMOL

Politik

Komnas HAM Pastikan Investigasi Tragedi 21-22 Mei Dilakukan Tim Independen

JUMAT, 28 JUNI 2019 | 20:09 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) menegaskan tim yang dibentuknya guna menyelidiki tragedi kemanusiaan 21-22 Mei sangat independen. Bahkan, tim itu tidak melibatkan kepolisian.

Komisioner Komnas HAM, Muhammad Chairul Anam meyakini, tim bentukannya itu akan bekerja dengan leluasa tanpa adanya tekanan dari berbagai pihak.

"Kami independen, clear bahwa kami kerjakan sendiri. Enggak mungkin di bawah tekanan siapapun," ujar Muhammad Chairul Anam kepada awak media di kantor Komnas HAM, Jakarta Pusat, Jumat (28/6).


Chairul menjelaskan, selain internal Komnas HAM, tim bentukannya itu juga melibatkan eksternal dalam mengungkap fakta sesungguhnya dari kerusuhan yang menewaskan setidaknya delapan orang itu.

"Dua orang itu kami anggap punya keterampilan pengungkapan kasus," jelasnya.

Dua orang yang dimaksud Chairul itu adalah pelapor khusus PBB saat konflik di Palestina yang bernama Karim Wibisono. Sementara yang kedua adalah pelapor khusus PBB untuk krisis Rohingya bernama Basuki Darusman.

"Kami minta supaya keterampilan ungkap kasus bisa kita gunakan untuk konflik (21-22 Mei)," paparnya.

Lebih lanjut, Chairul juga menantang pihak kepolisian untuk mengungkap hasil penyelidikannya ke publik. Ia juga menegaskan skenario pendalaman yang selama ini digunakan pihaknya berbeda dengan skenario pihak lain dalam mengungkap suatu peristiwa.

"Yang paling penting adalah ketika temuan-temuan Komnas HAM, kami berharap di-follow up dengan baik," pungkasnya.

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Omongan Amien Rais Dibenarkan Publik selama Tak Dibantah Teddy

Kamis, 07 Mei 2026 | 02:15

UPDATE

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Herman Deru Perintahkan Jalinsum Diperbaiki Usai Tragedi Bus ALS

Minggu, 10 Mei 2026 | 01:22

Inilah Bupati Sitaro Chyntia Ingrid Kalangit yang Diborgol Kejati

Minggu, 10 Mei 2026 | 01:09

Pemakzulan Trump Mencoreng Citra Demokrasi Barat

Minggu, 10 Mei 2026 | 01:01

Politik Mesias Digital

Minggu, 10 Mei 2026 | 00:27

Saksi Sidang di PN Jakbar Dikejar-kejar hingga Diduga Dianiaya

Minggu, 10 Mei 2026 | 00:06

Pendidikan Bukan Komoditas Ekonomi

Minggu, 10 Mei 2026 | 00:03

Korban Kecelakaan Bus ALS Jadi 18 Orang

Sabtu, 09 Mei 2026 | 23:32

Kritik Amien Rais Jadi Momentum Perbaikan Tata Kelola Pemerintahan

Sabtu, 09 Mei 2026 | 23:14

Selengkapnya