Berita

Gedung KPK/Net

Hukum

Datangi Ombudsman, KPK Luruskan Soal Idrus Marham Plesiran

JUMAT, 28 JUNI 2019 | 14:22 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) siang ini, Jumat (28/6), menyambangi gedung Ombudsman RI dalam rangka menyikapi dugaan "plesiran" salah satu tahanan KPK atas nama Idrus Marham.

Idrus Marham yang juga pernah menjabat Menteri Sosial itu merupakan terdakwa suap PLTU Riau-1. Ia ditahan di Rutan K-4 KPK dan disebut Ombudsman plesiran usai berobat gigi,

"KPK hari ini, Jumat (28/6) akan datangi Ombudsman sebagai bentuk sikap menghargai pelaksanaan tugas Ombudsman tersebut," kata Kabid Pemberitaan dan Publikasi KPK, Yuyuk Andriati dalam keterangannya di Jakarta, Jumat (28/6).


Dalam kunjunganya, KPK juga membawa sejumlah dokumen seperti penetapan pengadilan Tinggi DKI Jakarta Nomor: 260/Pen.Pid/TPK/2019/PT.DKI tentang Permohonan dari Tim Penasehat Hukum terdakwa Idrus Marham untuk melakukan pemeriksaan kesehatan diluar Rumah Tanahan Negara.

Dalam penetapan itu, Idrus disebut memeriksa kesehatan giginya ke Dokter Spesialis Gigi Rumah Sakit Metropolitan Centre (MMC) Jakarta pada Jumat tanggal 21 Juni 2019 sampai dengan selesai.

"Juga dokumen lain terkait dengan waktu keluar Idrus dari Rutan (Pukul 11.06 WIB) jika dbutuhkan akan disampaikan," ujar Yuyuk.

Yuyuk menambahkan, pihaknya sengaja mendatangi Ombudsman RI juga untuk meluruskan apa yang telah diungkapkan oleh perwakilan Ombudsman Jakarta Raya terkait Idrus. KPK menilai Ombudsman prematur mengambil kesimpulan.

"Di saat proses klarifikasi dari (KPK) secara lengkap belum dilakukan, Ombudsman telah merilis temuan dan membuat kesimpulan-kesimpulan yang prematur," demikian Yuyuk.

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

Pakai Jaket Gojek Mulyono di Sidang Pledoi, Nadiem Ingin Seret Jokowi?

Rabu, 03 Juni 2026 | 05:18

UPDATE

Koreksi Tata-Kelola MBG: Ekspektasi Publik dan Komitmen Presiden

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:56

Bank Dunia Soroti Penyusutan Jumlah Pekerja Kelas Menengah RI

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:30

Literasi Perpajakan Diharapkan jadi Jantung Kepercayaan Masyarakat

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:04

Menkomdigi: Aksi Damai dan Ruang Digital Sehat Harus Dijaga

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:40

Pesan Arief Budiman di Balik #SellIndonesia Lawan #SellSingapura

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:20

MUI Dorong Fatwa Perlindungan Al-Quds dari Upaya Yahudinisasi Israel

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:05

Pembelaan Terakhir John Field Cs: Kami Tidak Lari dan Hilangkan Bukti

Sabtu, 13 Juni 2026 | 23:41

Legislator PDIP Sebut Kenaikan BBM Ancam Daya Beli Kelas Menengah

Sabtu, 13 Juni 2026 | 23:14

Golkar: Mahasiswa Punya Hak untuk Menyampaikan Pendapat

Sabtu, 13 Juni 2026 | 22:52

Gagalkan Peredaran Ribuan Pil Terlarang, Satu Pengedar Ditangkap di Blora

Sabtu, 13 Juni 2026 | 22:27

Selengkapnya