Berita

Penandatanganan MoU Polri dan KOICA/RMOL

Pertahanan

Tingkatkan Kapasitas Investigasi Siber, Polri Gandeng Kepolisian Korsel

KAMIS, 27 JUNI 2019 | 15:12 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Kepolisian Republik Indonesia (Polri) terus mengembangkan kemampuan dalam rangka menekan angka kejahatan di dunia maya.

Salah satu cara yang ditempuh Polri adalah bekerja sama dengan Korea International Cooperation Agency (KOICA) yang merupakan badan pemerintah Korea Selatan.

Dalam kerja sama itu, Polri mendapat bantuan teknis berupa pengembangan kapasitas penyelidikan di bidang kejahatan siber yang dimentori langsung oleh Korean Nation Police Agency (KNPA) melalui Badan Siber Polri Korsel.


“Pertama kita akan berangkatkan 30 orang, untuk mendapatkan pelatihan terkait dengan siber analis siber crime dan siber security,” kata Wakapolri dalam sambutanya di acara MoU antara Polri-KOICA di Rupatama Mabes Polri, Jakarta, Kamis (27/6).

Polri juga menggandeng Institute Teknologi Bandung (ITB) untuk memberikan pelatihan-pelatihan terkait pemanfaatan teknologi dan digital forensik.

ITB dipilih karena memiliki pusat pelatihan siber forensik dalam Pusat Siber Security Research and Development Center di Jatinagor.

“Kalau dengan ITB sudah lama sekali untuk menimba ilmu di sana terkait bagaimana pemanfaatan teknologi,” kata Ari.

Terdapat lima kategori program peningkatan investigasi siber ini, pertama master degree program, high level official invitational training program, middle level invitational training program, training of trainers, practicioner programs.

Hadir dalam acara penandatanganan kerjasama itu antara lain, Duta Besar Korea Selatan Kim Chang Beuom, Rektor ITB Kadarsah Suryadi, Kadiv Hubungan Internasional Polri Irjen Malta, Country Direktor KOICA Jeong Hoe Jin dan Direktor General of Cyber Berau Korean National Police Agency Kim Jae Kyu.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

Kasus Bansos, Kabulog Jateng hingga Pejabat Pemkab Brebes dan Jember Diperiksa KPK

Rabu, 09 September 2026 | 14:28

Purbaya Bakal Tarik Dana Daerah yang Mengendap Rp100 Triliun di Bank

Rabu, 09 September 2026 | 14:26

Rumah Digeledah, Direktur PT CMC Diperiksa KPK Hari Ini

Rabu, 09 September 2026 | 14:06

Rugikan Negara Rp35,7 Miliar, KPK Panggil Direktur PT Brantas Abipraya

Rabu, 09 September 2026 | 13:49

Kata Bonjopi, Persib si Raja Comeback

Rabu, 09 September 2026 | 13:39

Punya 12 Pabrik Sawit, Legislator Nilai Sintang Cocok Jadi Basis Produksi B50

Rabu, 09 September 2026 | 13:29

Pakistan: Serangan Houthi ke Saudi Bisa Aktifkan Pakta Pertahanan Mekkah

Rabu, 09 September 2026 | 13:27

PISA 2025 Tak Banyak Bergerak, Indonesia Sedang Menormalisasi Krisis Pembelajaran

Rabu, 09 September 2026 | 13:02

Penyaluran B50 Tembus 3,4 Juta KL, 94 Persen SPBU Sudah Salurkan Biodiesel

Rabu, 09 September 2026 | 12:47

Tim SAR Diminta Maksimalkan Pencarian Lima Jurnalis Hilang Kontak di Anak Krakatau

Rabu, 09 September 2026 | 12:38

Selengkapnya