Berita

Dubes Palestina saat jumpa pers di Jakarta/RMOL

Dunia

Bukan Konferensi Ekonomi, Yang Diinginkan Palestina Hanya Kemerdekaan

RABU, 26 JUNI 2019 | 15:02 WIB | LAPORAN:

Permasalahan yang terjadi di Palestina hanya bisa diselesaikan jika wilayah yang diduduki Israel itu mendapat kemerdekaan.

Duta Besar Palestina untuk Indonesia Zuhair al Shun mengatakan, konferensi ekonomi 'Peace for Prosperity' yang diinisiasi Amerika dan digelar di Bahrain tidak akan menyelesaikan permasalahan Palestina.

"Sudah lebih dari 100 Tahun kita menemukan berbagai permasalahan seputar masalah politik yang ada di Palestina, baik permasalahan ekonomi, bagi masyarakat Palestina," ujar Al Shuun dalam jumpa pers di Kedubes Palestina di Jakarta, Rabu (26/6).


"Hal yang dituntut masyarakat Palestina hanyalah kemerdekaan, dari jajahan politik yang sedang berlangsung di tanah-tanah mereka," imbuhnya.

Al Shun menambahkan, kemerdekaan Palestina akan diikuti dengan kebangkitan ekonomi, pendidikan dan banyak bidang lainnya.

"Karena kita juga mengetahui, masyarakat Palestina punya kemampuan bisa bangkit layaknya bangsa-bangsa lain," tuturnya.

Sementara, Al-Shun menilai konferensi di Manama Bahrain ini justru akan mengambil hak warga Palestina dan akan mempersulit kewarganegaraan orang-orang Palestina ke depan.

Tak lupa, ia mengajak semua pihak untuk mendesak agar Israel menghentikan segala praktik pendudukan yang telah dilakukan dalam beberapa dekade terakhir.

"Agar masyarakat Palestina bisa hidup dengan damai seperti sedia kala," pungkasnya.

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Wacana Pileg 2029 Seperti Liga Sepak Bola Mencuat, Partai Baru Tarkam Dulu

Sabtu, 25 April 2026 | 01:54

Bahlil Bungkam soal Isu CPO dan Kenaikan Harga Minyakita

Sabtu, 25 April 2026 | 01:31

Yuddy Chrisnandi Ajak FDI Bangun Dapur MBG di Daerah Tertinggal

Sabtu, 25 April 2026 | 01:08

Optimalisasi Selat Malaka Harus Lewat Infrastruktur Maritim, Bukan Pungut Pajak

Sabtu, 25 April 2026 | 00:51

Kejari Jakbar Fasilitasi Isbat Nikah Massal bagi 26 Pasutri

Sabtu, 25 April 2026 | 00:30

Kemampuan Diplomasi Energi Bahlil Sering Diolok-olok Netizen

Sabtu, 25 April 2026 | 00:09

Kinerja Bareskrim Dinilai Makin Tajam Usai Bongkar Kasus Strategis

Jumat, 24 April 2026 | 23:58

Ketegasan dalam Peradilan Militer Menyangkut Keamanan Negara

Jumat, 24 April 2026 | 23:33

Kebijakan Bahlil Dicap Auto Pilot dan Sering Bahayakan Rakyat

Jumat, 24 April 2026 | 23:09

KPK Diminta Sita Aset Kalla Group Jika Gagal Bayar Proyek PLTA Poso

Jumat, 24 April 2026 | 22:48

Selengkapnya