Berita

Politisi senior Partai Golkar, Yorrys Raweyai/RMOL

Politik

Yorrys Raweyai Sebut 4 Calon Ketua Umum Golkar

SABTU, 22 JUNI 2019 | 15:31 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Ketua Umum DPP Partai Golkar Airlangga Hartarto diminta untuk segera menentukan sikap politik apakah memilih meneruskan karirnya menjadi Menteri Perindustrian atau kembali mencalonkan diri sebagai ketum Golkar.

Demikian disampaikan politisi senior Golkar Yorrys Th Raweyai usai menjadi pembicara diskusi publik bertajuk "Beringin Bergoyang Lagi?" di kawasan Cikini Raya, Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu, (22/6).

"Golkar kedepan harus berpikir 2024 mau jadi apa. Tapi dia (Airlangga) memang sekarang sebagai menteri dan ketum. Itu mejadi dua hal yang perlu dipikirkan," kata Yorrys.


DIa menilai sikap tegas dari Airlangga sangat dibutuhkan oleh kader partai untuk melanjutkan kaderisasi dan konsolidasi internal. Sebab, sejumlah nama potensial yang layak menjadi ketum sudah banyak bermunculan.

Sebut saja, Bambang Soesatyo yang saat ini menjadi ketua DPR, Agus Gumiwang yang saat ini menjabat Menteri Sosial, Ketua Komisi II DPR Zainuddin Amali, Ketua Komisi III DPR Azis Syamsuddin dan masih banyak lagi kader  lainnya.

"Kita tinggal bicara saja, kita akomodir saja, itu kan ada Bambang Soesatyo, Azis Syamsuddin, Agus Gumiwang, Zainudin Amali. Banyak kader Golkar yang bagus dan kita bisa angkat mereka. Ini (mereka) tokoh yang kenyang akan pengalaman," ujar Yorrys.

Lebih lanjut, Yorrys menyarakan sebagai senior di partai berlambang beringin, agar Airlangga segera mengeksekusi Munaslub Golkar dalam waktu dekat. Jika tidak, dia menegaskan siap pasang badan untuk menentangnya.

"Masa partai begini dia ingin kuasai. Ini partai terbuka jadi dia enggak boleh dua kali. Kalau ada yang bercita-cita untuk mau dua kali. Saya akan berdiri paling depan untuk melawannya," tukasnya.

Selain Yorrys Raweyai, pembicara lain diskusi publik "Beringin Bergoyang Lagi?" adalah, pengamat politik senior Salim Said dan peneliti Perludem Heroik M. Pratama.

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

UPDATE

Kebijakan Energi Harus Seimbang dengan Perlindungan Daya Beli Masyarakat

Minggu, 26 April 2026 | 08:05

Lewat Seminar di Wonosobo, Jateng Nyatakan Perang Terhadap Hoaks

Minggu, 26 April 2026 | 07:36

Jemaah Haji Diminta Selalu Bawa Kartu Nusuk dan Dokumen Resmi

Minggu, 26 April 2026 | 07:32

Menkop Optimistis Kopdes Perkuat Ekonomi Masyarakat

Minggu, 26 April 2026 | 07:03

Narkoba Melahirkan Rezim TPPU

Minggu, 26 April 2026 | 06:42

KH Imam Jazuli: Kiai Transformatif Cum Saudagar Gagasan

Minggu, 26 April 2026 | 06:23

Pertemuan Prabowo-Kapolri Mengandung Makna Kebangsaan Mendalam

Minggu, 26 April 2026 | 06:03

Satu Keluarga dengan Lima Nyawa Melayang di Barito Utara

Minggu, 26 April 2026 | 05:48

Tanpa Kubu Tetap

Minggu, 26 April 2026 | 05:13

Pertemuan Menhan dengan Para Jenderal Bukan Sekadar Temu Kangen

Minggu, 26 April 2026 | 05:09

Selengkapnya