Berita

Irjen Pol Firli/Net

Pertahanan

Putra Daerah Jadi Pertimbangan Irjen Firli Dipromosi Sebagai Kapolda Sumsel

JUMAT, 21 JUNI 2019 | 14:58 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Irjen Firli pernah menjabat kapolda Nusa Tenggara Barat (NTB).

Di tangan Irjen Firli, situasi keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah hukum seribu masjid itu terjaga baik.

Pengalaman inilah yang melatari Irjen Firli ditarik dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk dipromosikan menjadi Kapolda Sumatera Selatan.


“Karena di NTB ada beberapa wilayah yang rawan terhadap kelompok teroris, dan beliau cukup berhasil," kata Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Dedi Prasetyo di Mabes Polri, Jakarta, Jumat (21/6).

Sebagai asli putra daerah Sumsel, Firli juga diyakini mengetahui karakter masyarakat di bumi Sriwijaya itu

“Maka dari itu Mabes Polri merasa perlu menarik yang bersangkutan dan diberi promosi sebagai Kapolda Sumsel karena beliau cukup dekat dengan masyarakat dan karakter di Sumsel," pungkas Dedi.

Irjen Firli merupakan lulusan Akademi Kepolisian (Akpol) tahun 1990. Jenderal dari satuan reserse ini lahir di Lontar, Muara Jaya, Ogan Komering Ulu, Sumatera Selatan pada 56 tahun yang lalu.

Usai menjabat kapolda NTB pada tahun 2017 yang lalu, Firli mengikuti seleksi terbuka Deputi Penindakan KPK hingga akhirnya terpilih.

Posisi yang ditinggalkan Firli kini dijabat sementara oleh rekan satu lettingnya di Akpol yang juga menjabat Direktur Penyidikan KPK, Brigjen Panca Putra Simanjuntak.


Populer

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Jubir IKN Troy Pantouw Sempat Telepon Keluarga Sehari Sebelum Ditemukan Meninggal

Minggu, 26 Juli 2026 | 20:58

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Dana Nasabah Rp2,58 Miliar Raib, BCA Digugat ke PN Jakpus

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

UPDATE

Wall Street Hijau di Tengah Harapan Meredanya Konflik AS-Iran

Selasa, 04 Agustus 2026 | 08:23

Di Balik Sensor Istana: Diksi Nuklir Prabowo dan Bantahan Kilat Teheran

Selasa, 04 Agustus 2026 | 08:10

Pelatih Vietnam Bongkar Rahasia Usai Permalukan Indonesia 3-0

Selasa, 04 Agustus 2026 | 08:04

Tanggapi MK, Menkeu Pastikan Anggaran MBG Tidak Mengganggu APBN

Selasa, 04 Agustus 2026 | 07:47

Menhaj Lantik 6 Pejabat Kemenhaj untuk Perkuat Pelayanan Haji dan Umrah

Selasa, 04 Agustus 2026 | 07:46

Bunga Pinjaman Turun, Bulog Hemat hingga Rp1,07 Triliun per Tahun

Selasa, 04 Agustus 2026 | 07:35

Pasar Logam Mulia Tertekan, Emas Masih Berkutat di 4.000 Dolar AS

Selasa, 04 Agustus 2026 | 07:18

Bursa Eropa Cetak Rekor, DAX 40 Tembus 26.000 Poin

Selasa, 04 Agustus 2026 | 07:07

Sekolah Nasional Terintegrasi: Tantangan Pendidikan dan Implementasi Rekonstruksi

Selasa, 04 Agustus 2026 | 06:46

BGN Anggap Putusan MK Justru Perkuat Program MBG

Selasa, 04 Agustus 2026 | 06:27

Selengkapnya