Berita

Ilustrasi/Net

Bisnis

Tarif Lion Air Turun, Ini Rinciannya

JUMAT, 21 JUNI 2019 | 14:09 WIB | LAPORAN: YELAS KAPARINO

Maskapai Lion Air akhirnya bersedia untuk mengikuti keputusan pemerintah agar menurunkan harga jual tiket pesawat pada jaringan domestik.

Dalam keterangan yang diterima redaksi disebutkan bahwa Lion Air akan memberlakukan harga jual tiket promo sampai dengan 50 persen dari tarif dasar batas atas (basic fare). Harga diskon ini akan diterapkan pada waktu (jam-jam) keberangkatan (schedule time departure) dan kondisi tertentu serta mengikuti syarat dan ketentuan.

Tarif yang berlaku belum termasuk tarif bagasi tercatat (didaftarkan), pelayanan jasa penumpang udara (passenger service charges/ PSC), pajak pertambahan nilai (PPN) dan biaya asuransi (Iuran Wajib Jasa Raharja/ IWJR).


Selain itu ditambahkan, pemesanan atau pembelian tiket promo harus dilakukan paling lambat 10 hari sebelum keberangkatan (H-10).
 
“Lion Air saat ini sedang melakukan persiapan dan proses terkait penyesuaian harga jual tiket,” ujar Corporate Communication Strategic Lion Air, Danang Mandala Prihantoro.
 
Dia menambahkan, pihaknya senantiasa berupaya menghadirkan pilihan perjalanan udara berkualitas guna memudahkan mobilisasi travelers antardestinasi dengan tetap mengedepakan faktor keselamatan, keamanan dan kenyamanan penerbangan (safety first).
 
“Lion Air sudah melakukan penurunan harga jual tiket melalui beberapa promo, antara lain bertepatan momen 19 tahun Lion Air,” masih kata Danang.

Berikut daalah penawaran tarif spesial untuk rute popular domestik Lion Air.

Dari Soekarno-Hatta, Tangerang ke Tanjung Karang, Rp  216.000
Dari Soekarno-Hatta, Tangerang ke Semarang, Rp 396.000
Dari Soekarno-Hatta, Tangerang ke Palembang, Rp 417.000
Dari Soekarno-Hatta, Tangerang ke Surakarta/ Solo, Rp  444.000
Dari Soekarno-Hatta, Tangerang ke Pangkalpinang, Bangka,  Rp 489.000
Dari Soekarno-Hatta, Tangerang ke Bengkulu, Rp 517.000
Dari Soekarno-Hatta, Tangerang ke  Jambi, Rp 583.000
Dari Soekarno-Hatta, Tangerang ke  Pekanbaru, Rp 697.000
Dari Soekarno-Hatta, Tangerang ke Surabaya, Rp 583.000
Dari Soekarno-Hatta, Tangerang ke Lombok Praya,  Rp 695.000
Dari Soekarno-Hatta, Tangerang ke Pontianak,  Rp 645.000
Dari Soekarno-Hatta, Tangerang ke Padang,  Rp 725.000
Dari Balikpapan ke Surabaya, Rp 670.000
Dari Banjarmasin ke Surabaya, Rp 513.000
Dari Batam ke Soekarno-Hatta, Tangerang,  Rp 707.000
Dari Soekarno-Hatta, Tangerang ke Medan Kualanamu, Rp 896.000
Dari Soekarno-Hatta, Tangerang ke Makassar, Rp 911.000
Dari Soekarno-Hatta, Tangerang ke Palu, Rp  963.000
Dari Soekarno-Hatta, Tangerang ke Kendari, Rp 1.080.000
Dari Soekarno-Hatta, Tangerang ke  Banda Aceh, Rp 1.129.000
Dari Manado ke Soekarno-Hatta,  Tangerang,  Rp 1.315.000
Dari Soekarno-Hatta, Tangerang ke Ternate, Rp 1.460.000
Dari Soekarno-Hatta, Tangerang ke Jayapura,  Rp 2.326.000.

“Tarif spesial yang telah berjalan merupakan salah satu wujud kesungguhan Lion Air dalam memberikan berkesempatan kepada travelers untuk mengunjungi berbagai kota di Indonesia semakin bersar sekaligus membantu mewujudkan impian mereka bisa terbang,” sambung Danang dalam penjelasan yang sama.
 
Juga disebutkan bahwa harga jual yang diberlakukan telah sesuai ketentuan yang ditetapkan regulator menurut layanan kelas ekonomi domestik.

“Dalam menentukan tarif penumpang pelayanan kelas ekonomi domestik, Lion Air Group telah menghitung dan memberlakukan secara bijak,” demikian Danang.

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

Pengusaha Keberatan Masa Kerja Karyawan Kontrak Dipangkas jadi Empat Tahun

Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:20

UPDATE

Mantan Menpora Dito Ariotedjo Hadir Bersama Habib Jindan di Safari Sholawat Lombok

Senin, 12 Oktober 2026 | 22:08

PLN Siapkan Integrasi EBT PLTP Wayang Windu Unit 3 ke Sistem Kelistrikan Jabar

Senin, 12 Oktober 2026 | 21:54

Gaduh Dugaan Aturan Selundupan, Doli Sentil Hasyim: Jabatan Komisaris Hadiah dari Siapa?

Senin, 12 Oktober 2026 | 21:44

Sertijab Menlu, Arrmanatha Tegaskan Arah Polugri Indonesia Tidak Berubah

Senin, 12 Oktober 2026 | 21:28

Kades Ciangsana Bakal Mediasi Polemik Bangunan 480 Meter Persegi di Coatesville

Senin, 12 Oktober 2026 | 21:07

Bank Jakarta dan PAM Jaya akan Melantai di Bursa, Ini Respons Senator Fahira

Senin, 12 Oktober 2026 | 20:37

Berat Langkah IHSG Kembali ke 9.000, Saham Konglo Tak Akan Bangkit?

Senin, 12 Oktober 2026 | 20:28

Danantara Diandalkan Pacu Pertumbuhan Ekonomi 7 Persen

Senin, 12 Oktober 2026 | 20:22

AMDK dan Komoditas Mamin Harus Dikecualikan dalam Pelarangan Truk Sumbu 3

Senin, 12 Oktober 2026 | 20:21

Komisi II Buka Peluang RDP Bahas Putusan MK pada Gibran

Senin, 12 Oktober 2026 | 20:02

Selengkapnya