Berita

Bambang Soesatyo/Net

Politik

Bamsoet Dukung Pemerintah Pacu Ekonomi Nasional

JUMAT, 14 JUNI 2019 | 22:52 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

DPR siap bekerjasama dengan pemerintah dalam memacu perekonomian nasional agar lebih maju. Ketua DPR Bambang Soesatyo berkomitmen mendukung dari sisi regulasi perundangan, jika pemerintah membutuhkan hal tersebut.

"DPR RI menyambut baik pertemuan Presiden Joko Widodo dengan pengurus Kadin, Hipmi, Apindo dan Hippindo. Dalam berbagai kesempatan, DPR RI juga selalu menerima audiensi dari berbagai kalangan dunia usaha. Masukan dari mereka sebagai pelaku usaha dilapangan sangat dibutuhkan," ujar Bamsoet dalam keterangan tertulisnya, Jumat (14/6).

Dia mengingatkan bahwa Indonesia kemungkinan besar akan mengalami penurunan impor dari Tiongkok ke Amerika, begitupun sebaliknya. Sebab, kedua negara saling mengenakan tarif besar impor terhadap masing-masing produk.


Namun demikian, wakil ketua Kadin tersebut menilai krisis itu bisa menjadi peluang bagi Indonesia untuk meningkatkan ekspor berbagai produk ke Amerika, maupun ke Tiongkok.

"Menggenjot ekspor secara simultan akan meningkatkan produktifitas sekaligus peningkatan daya saing. Di sisi lain juga terbuka peluang peningkatan penyerapan tenaga kerja. Tentu para pengusaha di lapangan yang tahu apa saja yang mereka butuhkan, DPR RI dan pemerintah siap membantu ataupun memfasilitasi," tutur pria yang akrab disapa Bamsoet itu.

Kepala Badan Bela Negara FKPPI ini menyarankan agar Kementerian Luar Negeri bisa mengarahkan para dutabesar Indonesia di berbagai negara untuk mengadakan temu bisnis dengan berbagai stakeholder di masing-masing negara. Sehingga bisa diperoleh informasi akurat berbagai peluang bagi pengusaha Indonesia untuk melebarkan sayapnya.

"Jika pengusaha nasional maju, rakyat jugalah yang diuntungkan. Lapangan pekerjaan tersedia, serta pemasukan pajak bagi pemerintah untuk melakukan pembangunan bisa meningkat. Terpenting, seluruh pihak harus saling bergandengan tangan. Jangan saling sikut satu sama lain," pungkasnya.

Populer

Keputusan Bisnis Dipidanakan, Nicko Widjaja Tulis Surat dari Rumah Tahanan

Jumat, 22 Mei 2026 | 17:34

Jangan Biarkan Dua Juri Final LCC Lolos dari Sanksi UU ASN

Kamis, 14 Mei 2026 | 12:43

Tetangga Sudah Mendahului, Indonesia Masih Berpidato

Jumat, 15 Mei 2026 | 05:30

Jokowi Boleh Keliling Indonesia Asal Tunjukkan Ijazah Asli

Rabu, 20 Mei 2026 | 01:33

Cegah Kabur, Segera Eksekusi Razman Nasution!

Kamis, 21 Mei 2026 | 05:04

Tuntutan Seret Jokowi ke Pengadilan terkait Kasus Nadiem Mengemuka

Jumat, 15 Mei 2026 | 00:02

Bebaskan Nadiem, Lalu Adili Jokowi

Senin, 18 Mei 2026 | 02:46

UPDATE

Kasus Roy Cs, Polisi Sudah Lengkapi Petunjuk Jaksa

Sabtu, 23 Mei 2026 | 20:13

Bukan Soal Salah Nama Desa, IPI: Reshuffle Perlu Karena Rapor Merah Menko Pangan

Sabtu, 23 Mei 2026 | 19:49

Pertamina Trans Kontinental Berdampak bagi Lingkungan, Raih Best CSR 2026

Sabtu, 23 Mei 2026 | 19:10

Hilirisasi Nasional, Jalan Menuju Keadilan Ekonomi

Sabtu, 23 Mei 2026 | 18:13

Ekonom: Tata Kelola SDA dan Perekonomian Sudah Keluar Jalur UUD 1945

Sabtu, 23 Mei 2026 | 18:10

Ekonom Ramal Rupiah Betah di Rp17.000 per Dolar AS

Sabtu, 23 Mei 2026 | 17:45

Dukung Dakwah di AS, KAUMY Salurkan Bantuan untuk Nusantara Foundation

Sabtu, 23 Mei 2026 | 17:43

Bamsoet dan Ketum Perbakin Banten Berburu Babi Hutan Perusak Panen

Sabtu, 23 Mei 2026 | 17:27

Salah Beri Informasi Saat Minyakita Bermasalah, Pengamat: Ucapan Prabowo Peringatan untuk Zulhas

Sabtu, 23 Mei 2026 | 17:13

Regulasi Right to Be Forgotten di Indonesia Masih Abu-abu

Sabtu, 23 Mei 2026 | 16:58

Selengkapnya