Berita

Foto: RMOL

Politik

Hilman Firmansyah: Aksi Kawal Sidang PHPU Bukan Untuk Dukung Capres Tertentu

JUMAT, 14 JUNI 2019 | 11:31 WIB | LAPORAN: YELAS KAPARINO

Aksi mengawal proses persidangan Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) di Mahkamah Konstitusi (MK) dilakukan bukan sebagai bentuk dukungan pada pasangan capres dan cawapres manapun.

Aksi ini murni sebagai bentuk kesadaran untuk mendapatkan hasil pemilu yang jujur dan adil.

Demikian disampaikan Wakil Ketua Umum Indonesia Muda, Hilman Firmansyah, dalam keterangan yang diterima redaksi.


“Aksi masyarakat dalam menyampaikan hak dan pendapat menuntut transparansi  keadilan dan kejujuran oleh penyelengara Pemilu dilindungi dan diatur dalam UU 9/1998 tentang Kebebasan Menyampaikan Pendapat Dimuka Umum,” ujarnya.

“Aksi ini bukan karena mendukung salah satu pasangan tertentu, tapi untuk mengawal kejujuran dan keadilan dalam pelaksanaan pemilu,” sambung dia.

Dia juga meminta agar aparat keamanan dan media ikut mengawal proses persidangan secara netral dan adil.

“Aparat harus memberikan layanan serta rasa aman pada masyarakat sehingga aspirasi dan tuntutan tersampaikan,” kata dia lagi.

Populer

Keputusan Bisnis Dipidanakan, Nicko Widjaja Tulis Surat dari Rumah Tahanan

Jumat, 22 Mei 2026 | 17:34

Jangan Biarkan Dua Juri Final LCC Lolos dari Sanksi UU ASN

Kamis, 14 Mei 2026 | 12:43

Tetangga Sudah Mendahului, Indonesia Masih Berpidato

Jumat, 15 Mei 2026 | 05:30

Jokowi Boleh Keliling Indonesia Asal Tunjukkan Ijazah Asli

Rabu, 20 Mei 2026 | 01:33

Cegah Kabur, Segera Eksekusi Razman Nasution!

Kamis, 21 Mei 2026 | 05:04

Tuntutan Seret Jokowi ke Pengadilan terkait Kasus Nadiem Mengemuka

Jumat, 15 Mei 2026 | 00:02

Bebaskan Nadiem, Lalu Adili Jokowi

Senin, 18 Mei 2026 | 02:46

UPDATE

Kasus Roy Cs, Polisi Sudah Lengkapi Petunjuk Jaksa

Sabtu, 23 Mei 2026 | 20:13

Bukan Soal Salah Nama Desa, IPI: Reshuffle Perlu Karena Rapor Merah Menko Pangan

Sabtu, 23 Mei 2026 | 19:49

Pertamina Trans Kontinental Berdampak bagi Lingkungan, Raih Best CSR 2026

Sabtu, 23 Mei 2026 | 19:10

Hilirisasi Nasional, Jalan Menuju Keadilan Ekonomi

Sabtu, 23 Mei 2026 | 18:13

Ekonom: Tata Kelola SDA dan Perekonomian Sudah Keluar Jalur UUD 1945

Sabtu, 23 Mei 2026 | 18:10

Ekonom Ramal Rupiah Betah di Rp17.000 per Dolar AS

Sabtu, 23 Mei 2026 | 17:45

Dukung Dakwah di AS, KAUMY Salurkan Bantuan untuk Nusantara Foundation

Sabtu, 23 Mei 2026 | 17:43

Bamsoet dan Ketum Perbakin Banten Berburu Babi Hutan Perusak Panen

Sabtu, 23 Mei 2026 | 17:27

Salah Beri Informasi Saat Minyakita Bermasalah, Pengamat: Ucapan Prabowo Peringatan untuk Zulhas

Sabtu, 23 Mei 2026 | 17:13

Regulasi Right to Be Forgotten di Indonesia Masih Abu-abu

Sabtu, 23 Mei 2026 | 16:58

Selengkapnya