Berita

Dubes Joseph R. Donovan/RMOL

Politik

Sengketa Pilpres 2019 Di MK Digelar, Apa Kata Dubes Amerika?

JUMAT, 14 JUNI 2019 | 09:13 WIB | LAPORAN: YELAS KAPARINO

Sidang sengketa Pilpres 2019 yang mulai digelar di Mahkamah Konstitusi (MK) hari ini juga menarik perhatian Amerika Serikat.

Ketika berbicara di forum Jakarta Foreign Correspondents Club (JFCC) di Hotel Ayana di Jakarta, kemarin (Kamis, 13/6), Dutabesar AS, Joseph R. Donovan, sempat menyinggung sidang Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) yang mulai digelar hari ini (Jumat, 14/6) dan direncanakan selesai dua pekan kemudian (Jumat, 28/6).

Menurut Dubes Donovan, persidangan di MK adalah cara yang pantas (proper) untuk menangani sengketa atas klaim (allegation) yang diajukan.


Dubes Donovan menyampaikan pernyataan itu untuk menjawab pertanyaan salah seorang peserta pertemuan tentang ketegangan yang terjadi di babak akhir pemilihan presiden.

“Saya mengucapkan selamat kepada Indonesia atas milestone baru dalam praktik demokrasi mereka. Juga mengucapkan selamat kepada Presiden Joko Widodo atas penyelenggaraan pemilu yang sudah dipersiapkan dengan baik,” ujar Dubes Donovan.

Dia mengatakan, pemerintah AS siap melanjutkan kerjasama dalam berbagai hal dengan Indonesia, termasuk memperkuat hubungan strategis kedua negara.

Secara umum, menurut Dubes Donovan, proses kampanye pemilihan presiden dan pemilihan umum berlangsung secara damai.

Memang ada sejumlah laporan mengenai insiden di beberapa tempat. Namun menurut dia, itu semua sudah ditangani sesuai hukum yang berlaku di Indonesia.

Populer

Keputusan Bisnis Dipidanakan, Nicko Widjaja Tulis Surat dari Rumah Tahanan

Jumat, 22 Mei 2026 | 17:34

Jangan Biarkan Dua Juri Final LCC Lolos dari Sanksi UU ASN

Kamis, 14 Mei 2026 | 12:43

Tetangga Sudah Mendahului, Indonesia Masih Berpidato

Jumat, 15 Mei 2026 | 05:30

Jokowi Boleh Keliling Indonesia Asal Tunjukkan Ijazah Asli

Rabu, 20 Mei 2026 | 01:33

Cegah Kabur, Segera Eksekusi Razman Nasution!

Kamis, 21 Mei 2026 | 05:04

Tuntutan Seret Jokowi ke Pengadilan terkait Kasus Nadiem Mengemuka

Jumat, 15 Mei 2026 | 00:02

Bebaskan Nadiem, Lalu Adili Jokowi

Senin, 18 Mei 2026 | 02:46

UPDATE

Kasus Roy Cs, Polisi Sudah Lengkapi Petunjuk Jaksa

Sabtu, 23 Mei 2026 | 20:13

Bukan Soal Salah Nama Desa, IPI: Reshuffle Perlu Karena Rapor Merah Menko Pangan

Sabtu, 23 Mei 2026 | 19:49

Pertamina Trans Kontinental Berdampak bagi Lingkungan, Raih Best CSR 2026

Sabtu, 23 Mei 2026 | 19:10

Hilirisasi Nasional, Jalan Menuju Keadilan Ekonomi

Sabtu, 23 Mei 2026 | 18:13

Ekonom: Tata Kelola SDA dan Perekonomian Sudah Keluar Jalur UUD 1945

Sabtu, 23 Mei 2026 | 18:10

Ekonom Ramal Rupiah Betah di Rp17.000 per Dolar AS

Sabtu, 23 Mei 2026 | 17:45

Dukung Dakwah di AS, KAUMY Salurkan Bantuan untuk Nusantara Foundation

Sabtu, 23 Mei 2026 | 17:43

Bamsoet dan Ketum Perbakin Banten Berburu Babi Hutan Perusak Panen

Sabtu, 23 Mei 2026 | 17:27

Salah Beri Informasi Saat Minyakita Bermasalah, Pengamat: Ucapan Prabowo Peringatan untuk Zulhas

Sabtu, 23 Mei 2026 | 17:13

Regulasi Right to Be Forgotten di Indonesia Masih Abu-abu

Sabtu, 23 Mei 2026 | 16:58

Selengkapnya