Berita

Dubes Joseph R. Donovan (kiri) dan Presiden JFCC Ed Davies/RMOL

Politik

Amerika Serikat Masih Susun Detail Kerjasama Yang Libatkan Unit 81 Gultor Kopassus

KAMIS, 13 JUNI 2019 | 15:11 WIB | LAPORAN: YELAS KAPARINO

Pemerintah Indonesia dan pemerintah Amerika Serikat tengah membicarakan kerjasama militer kedua negara yang melibatkan Unit 81 Penanggulangan Terorisme (Gultor) Kopassus TNI Angkatan Darat.

Rencana kerjasama itu dibicarakan Pelaksana Tugas Menteri Pertahanan AS Patrick Shanahan saat bertemu dengan Menteri Pertahanan RI Ryamizard Ryacudu di Jakarta akhir bulan lalu.

Walau sejauh ini belum dipastikan bagaimana detail dari kerjasama itu, Dutabesar AS untuk Indonesia, Joseph R. Donovan, memastikan kerjasama dimaksud tidak membutuhkan perubahan peraturan apapun di Amerika Serikat.


Hal ini disampaikan Dubes Donovan ketika berbicara dalam forum Jakarta Foreign Correspondents Club (JFCC) di Hotel Ayana di Jakarta, Kamis siang (13/6).

“Kami masih bekerja untuk memastikan detil dari latihan bersama dengan Unit 81 Kopassus. Sejujurnya, saya tidak tahu, dan saya tidak akan berspekulasi tentang perubahan peraturan yang dibutuhkan,” ujar Dubes Donovan.

“Sepemahaman saya, yang akan kita lakukan dengan Unit 81 Kopassus tidak membutuhkan perubahan peraturan. Tetapi kita akan berkonsultasi dengan Kongres,” sambungnya.

Menurutnya, rencana latihan dengan Unit 81 Kopassus ini sudah dimulai sembilan tahun lalu melalui program yang disebut Subject Matter Enggament (SME).  

Populer

Keputusan Bisnis Dipidanakan, Nicko Widjaja Tulis Surat dari Rumah Tahanan

Jumat, 22 Mei 2026 | 17:34

Jangan Biarkan Dua Juri Final LCC Lolos dari Sanksi UU ASN

Kamis, 14 Mei 2026 | 12:43

Tetangga Sudah Mendahului, Indonesia Masih Berpidato

Jumat, 15 Mei 2026 | 05:30

Jokowi Boleh Keliling Indonesia Asal Tunjukkan Ijazah Asli

Rabu, 20 Mei 2026 | 01:33

Cegah Kabur, Segera Eksekusi Razman Nasution!

Kamis, 21 Mei 2026 | 05:04

Tuntutan Seret Jokowi ke Pengadilan terkait Kasus Nadiem Mengemuka

Jumat, 15 Mei 2026 | 00:02

Bebaskan Nadiem, Lalu Adili Jokowi

Senin, 18 Mei 2026 | 02:46

UPDATE

Kasus Roy Cs, Polisi Sudah Lengkapi Petunjuk Jaksa

Sabtu, 23 Mei 2026 | 20:13

Bukan Soal Salah Nama Desa, IPI: Reshuffle Perlu Karena Rapor Merah Menko Pangan

Sabtu, 23 Mei 2026 | 19:49

Pertamina Trans Kontinental Berdampak bagi Lingkungan, Raih Best CSR 2026

Sabtu, 23 Mei 2026 | 19:10

Hilirisasi Nasional, Jalan Menuju Keadilan Ekonomi

Sabtu, 23 Mei 2026 | 18:13

Ekonom: Tata Kelola SDA dan Perekonomian Sudah Keluar Jalur UUD 1945

Sabtu, 23 Mei 2026 | 18:10

Ekonom Ramal Rupiah Betah di Rp17.000 per Dolar AS

Sabtu, 23 Mei 2026 | 17:45

Dukung Dakwah di AS, KAUMY Salurkan Bantuan untuk Nusantara Foundation

Sabtu, 23 Mei 2026 | 17:43

Bamsoet dan Ketum Perbakin Banten Berburu Babi Hutan Perusak Panen

Sabtu, 23 Mei 2026 | 17:27

Salah Beri Informasi Saat Minyakita Bermasalah, Pengamat: Ucapan Prabowo Peringatan untuk Zulhas

Sabtu, 23 Mei 2026 | 17:13

Regulasi Right to Be Forgotten di Indonesia Masih Abu-abu

Sabtu, 23 Mei 2026 | 16:58

Selengkapnya