Berita

Iriana, Joko Widodo, dan M. Jusuf Kalla/Net

Politik

Nasdem: Jokowi Tak Perlu Bagi-Bagi Jatah Menteri

KAMIS, 13 JUNI 2019 | 14:58 WIB | LAPORAN:

Partai NasDem setuju tidak perlu adanya bagi-bagi jatah kursi menteri bagi partai koalisi pendukung Jokowi-Maruf.

Terkecuali, kader partai yang ditunjuk itu memang berkualitas untuk menduduki kursi menteri.

"Saya kira memang tidak perlu bagi-bagi jatah menteri, tetapi jika ada kader partai koalisi yang memang berkualitas dan mampu kenapa tidak? karena sekarang banyak kok kader partai yang merupakan akademisi dan profesional," ujar aktivis buruh sekaligus politikus Partai NasDem Irma Suryani Chaniago, saat dihubungi Kantor Berita RMOL, Kamis (13/6).


Jokowi sendiri, menurut Irma, tidak alergi dengan keberadaan menteri dari partai koalisi. Selama kader partai yang ditunjuk itu memang punya kapasitas, kapabilitas dan akuntabilitas.
 
"Lihat saja periode pertama, beliau juga menyatakan koalisi tanpa syarat khan? Tetapi ada menteri dari parpol juga toh? yang terpenting adalah setiap kader partai yang diminta harus profesional," tandasnya.

Sebelumnya Jokowi menolak menggunakan istilah jatah-jatahan kursi menteri di kabinet kepada partai politik pendukungnya.

“Dalam politik bukan masalah, tanya saja ke partai-partai apa pernah kita bicara masalah menteri? Atau menteri apa? Enggak pernah,” kata Jokowi di Istana Merdeka, Rabu (12/6) lalu.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

UPDATE

Bos Exxon Prediksi Harga Minyak Bakal Lebih Meledak

Sabtu, 02 Mei 2026 | 14:21

SSMS Bagikan Dividen Rp800 Miliar dari Laba 2025

Sabtu, 02 Mei 2026 | 13:51

Postidar Kecam Video Diduga Pernyataan Amien Rais soal Sekkab Teddy

Sabtu, 02 Mei 2026 | 13:18

Bank Dunia Proyeksikan Harga Emas dan Perak Turun pada 2027

Sabtu, 02 Mei 2026 | 13:00

Hardiknas 2026, Komisi X DPR Ingin Pendidikan Berkualitas Merata ke Pelosok

Sabtu, 02 Mei 2026 | 12:37

Polda Metro Pulangkan 101 Orang yang Diamankan Saat May Day

Sabtu, 02 Mei 2026 | 12:30

China Minta PBB Tinjau Ulang Rencana Penarikan Pasukan UNIFIL dari Lebanon

Sabtu, 02 Mei 2026 | 12:21

Ratusan Demonstran Ditangkap dalam Aksi Hari Buruh di Turki

Sabtu, 02 Mei 2026 | 11:17

Komisi III DPR: Pemberantasan Narkoba Tak Boleh Kendor!

Sabtu, 02 Mei 2026 | 10:59

Yen Bergolak: Intervensi Jepang Paksa Dolar AS Rasakan Kerugian Mingguan Terburuk

Sabtu, 02 Mei 2026 | 10:41

Selengkapnya