Berita

Gedung MK/Net

Politik

Sidang Sengketa Pilpres, 12 Ribu Personel Siap Amankan Sekitaran MK

KAMIS, 13 JUNI 2019 | 15:01 WIB | LAPORAN:

Mahkamah Konstitusi (MK) akan segera menggelar sidang sengketa hasil Pilpres 2019. Rencananya, sidang perdana akan digelar esok hari, Jumat (14/6).

Berbagai persiapan dilakukan oleh MK untuk menghadapi persidangan itu, termasuk pengamanan di sekitaran gedung yang berlokasi di Jalan Merdeka Barat, Gambir, Jakarta Pusat itu.

Juru Bicara MK Fajar Laksono mengatakan, persiapan pihaknya untk menggelar sidang perdana sudah hampir maksimal. Terkait pengamanan, ia menyebut telah berkoordinasi dengan Polda Metro Jaya yang akan menerjunkan sekitar 12 ribu personel.


"Kemarin Pak Kapolda sudah datang ke sini, Pak Pangdam sudah datang memastikan titik-titik pengamanan di MK," ujar Fajar di Gedung MK, Kamis (13/6).

"Bahkan Pak Kapolda sudah memastikan 12 riibu personel akan mengamankan persidangan di MK," imbuhnya.

Selain pengamanann, Fajar juga menyebut pihak kepolisian akan melakukan rekayasa lalu lintas di sekitaran MK. Ia menekankan, rekayasa bukan berarti MK menghalangi masyarakat untuk hadir dan menyaksikan jalannya persidangan.

"Jangan diartikan sebagai pembatasan atau menghalangi publik untuk menjangkau MK, jangan sampai seperti itu. Sebab MK kan cuma punya 14 hari menyelesaikan perkara ini," lanjutnya.

Terkait jalannya sidang, Fajar menyebut persidangan akan dimulai pada pukul 09.00 WIB. Agenda yang akan dibahas adalah pemeriksaan kelengkapan dan kejelasan peermohonnan pihak pemohon dalam hal ini Prabowo-Sandi.

"Pemohon diberi kesempatan menyampaikan pokok-pokok permohonannya yang sudah teregistrasi di depan Bawaslu, KPU dan di depan paslon lawan," pungkas Fajar.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

UPDATE

Bos Exxon Prediksi Harga Minyak Bakal Lebih Meledak

Sabtu, 02 Mei 2026 | 14:21

SSMS Bagikan Dividen Rp800 Miliar dari Laba 2025

Sabtu, 02 Mei 2026 | 13:51

Postidar Kecam Video Diduga Pernyataan Amien Rais soal Sekkab Teddy

Sabtu, 02 Mei 2026 | 13:18

Bank Dunia Proyeksikan Harga Emas dan Perak Turun pada 2027

Sabtu, 02 Mei 2026 | 13:00

Hardiknas 2026, Komisi X DPR Ingin Pendidikan Berkualitas Merata ke Pelosok

Sabtu, 02 Mei 2026 | 12:37

Polda Metro Pulangkan 101 Orang yang Diamankan Saat May Day

Sabtu, 02 Mei 2026 | 12:30

China Minta PBB Tinjau Ulang Rencana Penarikan Pasukan UNIFIL dari Lebanon

Sabtu, 02 Mei 2026 | 12:21

Ratusan Demonstran Ditangkap dalam Aksi Hari Buruh di Turki

Sabtu, 02 Mei 2026 | 11:17

Komisi III DPR: Pemberantasan Narkoba Tak Boleh Kendor!

Sabtu, 02 Mei 2026 | 10:59

Yen Bergolak: Intervensi Jepang Paksa Dolar AS Rasakan Kerugian Mingguan Terburuk

Sabtu, 02 Mei 2026 | 10:41

Selengkapnya