Berita

Jerapah/Net

Dunia

Dua Ekor Jerapah Tewas Tersambar Petir Di Taman Safari Ini

RABU, 12 JUNI 2019 | 22:56 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Nasib malang menimpa dua ekor jerapah yang tinggal di sebuah taman safari di Florida Amerika Serikat. Kedua ekor jerapah bernama Lily dan Jioni itu tewas seketika akibat terkena sambaran petir bulan Mei lalu.

Namun konfirmasi soal kematian kedua jerapah itu baru dirilis pekan ini (Rabu, 12/6).

Pihak pengelola Lion Country Safari di Loxahatchee, di mana Lily dan Jioni tinggal, menjelaskan bahwa dua dari 18 jerapah di taman safari itu berada di padang rumput ketika petir tiba-tiba menyambar.


Juru bicara pihak taman safari, Haley Passeser mengatakan kepada CNN bahwa taman safari itu memiliki sistem pendeteksi petir. Pekerja juga mengoperasikan protokol standar dan membuka area perlindungan hewan ketika badai terjadi. Tetapi mereka tidak dapat melindungi hewan mencari perlindungan.

"Kami memang berusaha memberi mereka banyak pilihan," kata Passeser.

"Jika mereka tidak memilih untuk mencari perlindungan, tidak banyak yang bisa kita lakukan untuk mendorong mereka," sambungnya.

Passeser menjelaskan, pada saat itu, cuaca buruk datang dengan cepat dan tanpa banyak peringatan.

"Bagi mereka (Lily dan Jioni), itu lebih aman dan lebih nyaman bagi mereka untuk keluar di lingkungan terbuka dan memahami apa yang terjadi di sekitar mereka," kata Passeser.

"Itu sangat tragis, efek alami, kecelakaan alami, dan itu sangat menghancurkan bagi staf kami dan kami masih berduka karenanya," sambungnya.

Kabar soal kematian dua jerapah baru dirilis pekan ini karena menghormati kematian kedua jerapah itu dan untuk melewati masa berkabung. Selain itu, tes patologi pun perlu diselesaikan untuk memastikan penyebab kematian keduanya.

Pihak Lion Country Safari saat ini meninjau kebijakan dan prosedurnya untuk menciptakan lingkungan yang lebih aman bagi hewan.

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Wall Street Lesu, Nasdaq Anjlok Paling Dalam

Rabu, 10 Juni 2026 | 08:20

Tok! Pertamax Naik Drastis Jadi Rp16.250 per Liter Mulai Hari Ini

Rabu, 10 Juni 2026 | 08:02

Peringati 100 Hari Perang, Ghalibaf Puji Keteguhan Rakyat Iran

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:49

Logam Mulia Melemah, Pasar Waspadai Lonjakan Inflasi AS

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:39

JIS Diburu Sponsor, Jakpro Mulai Proses Tender Naming Rights

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:27

AS Gempur Iran Setelah Helikopter Apache Ditembak Jatuh di Selat Hormuz

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:16

Saham Teknologi dan Perbankan Tertekan, Bursa Eropa Ditutup Lesu

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:05

Ditopang Geng Solo dan Golkar, Duet Gibran-Bahlil Bisa jadi Efek Kejut di Pilpres 2029

Rabu, 10 Juni 2026 | 06:58

Iran Disebut Memiliki Tiga Senjata Nuklir yang Bikin AS-Israel Ketar-ketir

Rabu, 10 Juni 2026 | 06:30

Lagu ‘MBG’ Sarana Efektif Dongkrak Popularitas Bahlil Menuju Pilpres 2029

Rabu, 10 Juni 2026 | 06:01

Selengkapnya