Berita

Ketua Umum KPU Arief Budiman/RMOL

Politik

KPU Siapkan Jawaban Sangat Rinci Untuk Hadapi Tuntutan Prabowo-Sandi Di MK

RABU, 12 JUNI 2019 | 19:50 WIB | LAPORAN:

Komisi Pemilihan Umum (KPU) menyatakan telah menyerahkan bukti sedetail mungkin kepada Mahkamah Konstitusi (MK) terkait dengan hasil Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) Pilpres.

"Hari ini tanggal 12 Juni tepat pukul 15.30 WIB tadi kita sudah serahkan jawaban termohon, atas pengajuan pemohon yang sudah masuk untuk PHPU Pilpres 2019. Kita sudah siapkan dokumen keseluruhan sampai dengan dokumen paling detail yang sangat rinci," ungkap Ketua Umum KPU Arief Budiman, di Kantor Mahkamah Konstitusi, Jalan Merdeka Barat, Jakarta, Rabu (12/6).

Saat ini sudah masuk sebanyak enam box alat bukti dari 11 provinsi, sementara dari provinsi lain dengan total 34 provinsi masih dalam proses verifikasi MK.


"Yang lain masih diverifikasi di lantai 4 jadi seluruh dokumennya dan ini masih terus berdatangan, sedang dalam proses verifikasi karena ada 25 box, yang sudah masuk sekitar enam box," lanjutnya.

Penyerahan alat bukti ini juga didampingi enam tim kuasa hukum yang berharap selama masa sidang KPU bisa menjawab segala pertanyaan.

"Nanti ini akan terus bersama tim kuasa hukum kita setelah diverifikasi dimasukkan dan mudah-mudahan proses persidangan kita bisa menjawab semua pertanyaan, semua tanggapan bisa kita jelaskan dengan baik, dan KPU bisa mempertanggungjawabkan apa yang telah dikerjakan," tandasnya.

Populer

Keputusan Bisnis Dipidanakan, Nicko Widjaja Tulis Surat dari Rumah Tahanan

Jumat, 22 Mei 2026 | 17:34

Jangan Biarkan Dua Juri Final LCC Lolos dari Sanksi UU ASN

Kamis, 14 Mei 2026 | 12:43

Tetangga Sudah Mendahului, Indonesia Masih Berpidato

Jumat, 15 Mei 2026 | 05:30

Jokowi Boleh Keliling Indonesia Asal Tunjukkan Ijazah Asli

Rabu, 20 Mei 2026 | 01:33

Cegah Kabur, Segera Eksekusi Razman Nasution!

Kamis, 21 Mei 2026 | 05:04

Tuntutan Seret Jokowi ke Pengadilan terkait Kasus Nadiem Mengemuka

Jumat, 15 Mei 2026 | 00:02

Bebaskan Nadiem, Lalu Adili Jokowi

Senin, 18 Mei 2026 | 02:46

UPDATE

Kasus Roy Cs, Polisi Sudah Lengkapi Petunjuk Jaksa

Sabtu, 23 Mei 2026 | 20:13

Bukan Soal Salah Nama Desa, IPI: Reshuffle Perlu Karena Rapor Merah Menko Pangan

Sabtu, 23 Mei 2026 | 19:49

Pertamina Trans Kontinental Berdampak bagi Lingkungan, Raih Best CSR 2026

Sabtu, 23 Mei 2026 | 19:10

Hilirisasi Nasional, Jalan Menuju Keadilan Ekonomi

Sabtu, 23 Mei 2026 | 18:13

Ekonom: Tata Kelola SDA dan Perekonomian Sudah Keluar Jalur UUD 1945

Sabtu, 23 Mei 2026 | 18:10

Ekonom Ramal Rupiah Betah di Rp17.000 per Dolar AS

Sabtu, 23 Mei 2026 | 17:45

Dukung Dakwah di AS, KAUMY Salurkan Bantuan untuk Nusantara Foundation

Sabtu, 23 Mei 2026 | 17:43

Bamsoet dan Ketum Perbakin Banten Berburu Babi Hutan Perusak Panen

Sabtu, 23 Mei 2026 | 17:27

Salah Beri Informasi Saat Minyakita Bermasalah, Pengamat: Ucapan Prabowo Peringatan untuk Zulhas

Sabtu, 23 Mei 2026 | 17:13

Regulasi Right to Be Forgotten di Indonesia Masih Abu-abu

Sabtu, 23 Mei 2026 | 16:58

Selengkapnya