Berita

Azam Azman Natawijana/Net

Politik

Stabilitas Harga Pangan Saat Ramadan Redam Gejolak Politik

RABU, 12 JUNI 2019 | 13:05 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Stabilitas harga pangan saat Ramadan dan Hari Raya Lebaran membawa dampak positif bagi kondisi politik Indonesia.

Wakil Ketua Komisi VI DPR RI Azam Azman Natawijana menilai bahwa bulan puasa tahun ini dimulai saat masyarakat tengah menunggu hasil pemilu. Bahkan, pengumuman hasil pemilu KPU yang berujung pada aksi penolakan masyrakat juga terjadi di bulan ini.

Namun kondisi politik itu cenderung stabil lantaran harga-harga pangan tidak melambung tinggi.


"Sebab, kalau stabilitas pangan goyang, maka akan menaikkan eskalasi politik. Tapi buktinya tidak, masyarakat tenang," katanya dalam keterangan tertulis yang diterima redaksi, Rabu (12/6).

Pendapat serupa disampaikan Direktur Riset Lembaga Kajian Visi Teliti Saksama, Nugroho Pratomo. Menurutnya, kenaikan harga pangan yang sempat terjadi selama bulan Ramadan masih dalam konteks yang wajar, mengingat adanya lonjakan peningkatan permintaan.

“Memang, ada kenaikan. Tapi, masih dalam konteks wajar karena ada peningkatan permintaan. Kalau dalam data BPS, kenaikan harga pangan terjadi pada Juni 2019,” ungkapnya.

Baginya, stabilitas ini memberi iklim sejuk bagi situasi politik. Ini tak lepas dari kinerja kementerian terkait yang mampu menjaga ketersediaan bahan pokok dengan harga yang relatif stabil.

“Isu ketersediaan pangan pada dasarnya merupakan salah satu isu yang cukup sensitif. Bagusnya hal ini memperoleh perhatian pemerintahan Jokowi,” pungkasnya.

Populer

Keputusan Bisnis Dipidanakan, Nicko Widjaja Tulis Surat dari Rumah Tahanan

Jumat, 22 Mei 2026 | 17:34

Jangan Biarkan Dua Juri Final LCC Lolos dari Sanksi UU ASN

Kamis, 14 Mei 2026 | 12:43

Tetangga Sudah Mendahului, Indonesia Masih Berpidato

Jumat, 15 Mei 2026 | 05:30

Jokowi Boleh Keliling Indonesia Asal Tunjukkan Ijazah Asli

Rabu, 20 Mei 2026 | 01:33

Cegah Kabur, Segera Eksekusi Razman Nasution!

Kamis, 21 Mei 2026 | 05:04

Tuntutan Seret Jokowi ke Pengadilan terkait Kasus Nadiem Mengemuka

Jumat, 15 Mei 2026 | 00:02

Bebaskan Nadiem, Lalu Adili Jokowi

Senin, 18 Mei 2026 | 02:46

UPDATE

Kasus Roy Cs, Polisi Sudah Lengkapi Petunjuk Jaksa

Sabtu, 23 Mei 2026 | 20:13

Bukan Soal Salah Nama Desa, IPI: Reshuffle Perlu Karena Rapor Merah Menko Pangan

Sabtu, 23 Mei 2026 | 19:49

Pertamina Trans Kontinental Berdampak bagi Lingkungan, Raih Best CSR 2026

Sabtu, 23 Mei 2026 | 19:10

Hilirisasi Nasional, Jalan Menuju Keadilan Ekonomi

Sabtu, 23 Mei 2026 | 18:13

Ekonom: Tata Kelola SDA dan Perekonomian Sudah Keluar Jalur UUD 1945

Sabtu, 23 Mei 2026 | 18:10

Ekonom Ramal Rupiah Betah di Rp17.000 per Dolar AS

Sabtu, 23 Mei 2026 | 17:45

Dukung Dakwah di AS, KAUMY Salurkan Bantuan untuk Nusantara Foundation

Sabtu, 23 Mei 2026 | 17:43

Bamsoet dan Ketum Perbakin Banten Berburu Babi Hutan Perusak Panen

Sabtu, 23 Mei 2026 | 17:27

Salah Beri Informasi Saat Minyakita Bermasalah, Pengamat: Ucapan Prabowo Peringatan untuk Zulhas

Sabtu, 23 Mei 2026 | 17:13

Regulasi Right to Be Forgotten di Indonesia Masih Abu-abu

Sabtu, 23 Mei 2026 | 16:58

Selengkapnya