Berita

Hidayat Nur Wahid/Net

Politik

PKS Ingin Dugaan Penggunaan Peluru Tajam Aksi 22 Mei Turut Diungkap

RABU, 12 JUNI 2019 | 09:27 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

PKS dengan tegas mendukung segala upaya yang dilakukan pihak kepolisian dalam mengungkap kasus kerusuhan yang terjadi di Jakarta pada 21 dan 22 Mei lalu.

Namun demikian, Wakil Ketua Majelis Syuro PKS Hidayat Nur Wahid meminta agar polisi tidak tebang pilih kasus dalam melakukan penindakan.

"Demi tegaknya hukum yang adil, HNW dukung Polri bongkar tuntas fakta kerusuhan terkait Aksi 22 Mei," tegasnya dalam akaun Twitter pribadi sesaat lalu, Rabu (12/6).


Dia ingin semua terungkap dengan gamblang. Salah satu yang digarisbawahi adalah peristiwa meninggalnya sejumlah warga sipil yang diduga akibat terkena peluru tajam.

"Dipergunakannya peluru tajam  yang menewaskan warga, juga penganiayaan terhadap petugas medis/relawan kemanusiaan dari DD&HILMI," tegasnya.

Ia juga meminta agar kepolisian menyampaikan fakta berdasarkan bukti-bukti yang ditemukan. Bukan semata-mata untuk framing atau hanya karena pesanan politik.

"Bongkar semuanya, jadi jangan tanggung-tanggung bongkar saja tapi pastilah pembongkaran itu harus disertai bukti dan jangan karena framing politik," pungkas wakil ketua MPR itu.

Populer

Keputusan Bisnis Dipidanakan, Nicko Widjaja Tulis Surat dari Rumah Tahanan

Jumat, 22 Mei 2026 | 17:34

Jangan Biarkan Dua Juri Final LCC Lolos dari Sanksi UU ASN

Kamis, 14 Mei 2026 | 12:43

Tetangga Sudah Mendahului, Indonesia Masih Berpidato

Jumat, 15 Mei 2026 | 05:30

Jokowi Boleh Keliling Indonesia Asal Tunjukkan Ijazah Asli

Rabu, 20 Mei 2026 | 01:33

Cegah Kabur, Segera Eksekusi Razman Nasution!

Kamis, 21 Mei 2026 | 05:04

Tuntutan Seret Jokowi ke Pengadilan terkait Kasus Nadiem Mengemuka

Jumat, 15 Mei 2026 | 00:02

Bebaskan Nadiem, Lalu Adili Jokowi

Senin, 18 Mei 2026 | 02:46

UPDATE

Kasus Roy Cs, Polisi Sudah Lengkapi Petunjuk Jaksa

Sabtu, 23 Mei 2026 | 20:13

Bukan Soal Salah Nama Desa, IPI: Reshuffle Perlu Karena Rapor Merah Menko Pangan

Sabtu, 23 Mei 2026 | 19:49

Pertamina Trans Kontinental Berdampak bagi Lingkungan, Raih Best CSR 2026

Sabtu, 23 Mei 2026 | 19:10

Hilirisasi Nasional, Jalan Menuju Keadilan Ekonomi

Sabtu, 23 Mei 2026 | 18:13

Ekonom: Tata Kelola SDA dan Perekonomian Sudah Keluar Jalur UUD 1945

Sabtu, 23 Mei 2026 | 18:10

Ekonom Ramal Rupiah Betah di Rp17.000 per Dolar AS

Sabtu, 23 Mei 2026 | 17:45

Dukung Dakwah di AS, KAUMY Salurkan Bantuan untuk Nusantara Foundation

Sabtu, 23 Mei 2026 | 17:43

Bamsoet dan Ketum Perbakin Banten Berburu Babi Hutan Perusak Panen

Sabtu, 23 Mei 2026 | 17:27

Salah Beri Informasi Saat Minyakita Bermasalah, Pengamat: Ucapan Prabowo Peringatan untuk Zulhas

Sabtu, 23 Mei 2026 | 17:13

Regulasi Right to Be Forgotten di Indonesia Masih Abu-abu

Sabtu, 23 Mei 2026 | 16:58

Selengkapnya