Berita

Kepala Divisi Hubungan Masyarakat Mabes Polri, Irjen Muhammad Iqbal/RMOL

Politik

Delapan Personel Polri Dirawat Inap Usai Amankan Kerusuhan 21-22 Mei

SELASA, 11 JUNI 2019 | 18:30 WIB | LAPORAN:

Ratusan anggota Polri telah menjadi korban dari kerusuhan pada 21-22 Mei, dari keseluruhan aparat, delapan orang terluka parah, bahkan hingga menjalani rawat inap.

Hal itu disampaikan Kepala Divisi Hubungan Masyarakat Mabes Polri, Irjen Muhammad Iqbal dalam jumpa pers di Kemenko Polhukam, Jakarta Pusat, Selasa (11/6).

Iqbal mengatakan, 225 personel Polri harus menjalani perawatan usai mengamankan aksi 22 Mei yang berbuntut pada kerusuhan itu.


"Petugas kami jadi korban 225 personel Polri rawat jalan, 8 personel rawat inap. Mungkin beberapa hari lalu sudah ada juga yang kembali," ujar Iqbal

Salah satu polisi yang terluka parah yakni di Wakapolsek Jatinegara, AKP Agus Sumarno. Iqbal menyebutkan, Agus dipukul massa rusuh saat sedang patroli, hingga seluruh giginya habis dan rahangnya patah.

"Artinya masa perusuh dan massa yang menyerang petugas sudah ada niat. Bukan hanya memprovokasi tapi untuk melukai bahkan mungkin menghilangkan nyawa petugas," ujar Iqbal.

Massa rusuh juga melakukan pengrusakan terhadap kendaraan mobil Polri dengan membakar kendaraan roda empat di depan asrama Polri di Petamburan.

"Ini kita investigasi ada perencanaan matang dari master mind untuk kerusuhan di beberapa titik. Dua bus Brimob dirusak dibakar, dua bus Brimob dia rusak," tandas Iqbal.

Populer

Keputusan Bisnis Dipidanakan, Nicko Widjaja Tulis Surat dari Rumah Tahanan

Jumat, 22 Mei 2026 | 17:34

Jangan Biarkan Dua Juri Final LCC Lolos dari Sanksi UU ASN

Kamis, 14 Mei 2026 | 12:43

Tetangga Sudah Mendahului, Indonesia Masih Berpidato

Jumat, 15 Mei 2026 | 05:30

Jokowi Boleh Keliling Indonesia Asal Tunjukkan Ijazah Asli

Rabu, 20 Mei 2026 | 01:33

Cegah Kabur, Segera Eksekusi Razman Nasution!

Kamis, 21 Mei 2026 | 05:04

Tuntutan Seret Jokowi ke Pengadilan terkait Kasus Nadiem Mengemuka

Jumat, 15 Mei 2026 | 00:02

Bebaskan Nadiem, Lalu Adili Jokowi

Senin, 18 Mei 2026 | 02:46

UPDATE

Kasus Roy Cs, Polisi Sudah Lengkapi Petunjuk Jaksa

Sabtu, 23 Mei 2026 | 20:13

Bukan Soal Salah Nama Desa, IPI: Reshuffle Perlu Karena Rapor Merah Menko Pangan

Sabtu, 23 Mei 2026 | 19:49

Pertamina Trans Kontinental Berdampak bagi Lingkungan, Raih Best CSR 2026

Sabtu, 23 Mei 2026 | 19:10

Hilirisasi Nasional, Jalan Menuju Keadilan Ekonomi

Sabtu, 23 Mei 2026 | 18:13

Ekonom: Tata Kelola SDA dan Perekonomian Sudah Keluar Jalur UUD 1945

Sabtu, 23 Mei 2026 | 18:10

Ekonom Ramal Rupiah Betah di Rp17.000 per Dolar AS

Sabtu, 23 Mei 2026 | 17:45

Dukung Dakwah di AS, KAUMY Salurkan Bantuan untuk Nusantara Foundation

Sabtu, 23 Mei 2026 | 17:43

Bamsoet dan Ketum Perbakin Banten Berburu Babi Hutan Perusak Panen

Sabtu, 23 Mei 2026 | 17:27

Salah Beri Informasi Saat Minyakita Bermasalah, Pengamat: Ucapan Prabowo Peringatan untuk Zulhas

Sabtu, 23 Mei 2026 | 17:13

Regulasi Right to Be Forgotten di Indonesia Masih Abu-abu

Sabtu, 23 Mei 2026 | 16:58

Selengkapnya