Berita

Ilustrasi/Net

Politik

Dahlia Zein Akan Laporan Tempo Ke Dewan Pers

SENIN, 10 JUNI 2019 | 22:10 WIB | LAPORAN: YELAS KAPARINO

Kecewa atas pemberitaan Majalah Tempo yang dinilai memojokkan dirinya sebagai pihak yang mengerahkan massa dalam kerusuhan dan bentrokan di depan Gedung Bawaslu pada Rabu malam, 22 Mei lalu, Dahlia Zein berencana melaporkan persoalan ini ke Dewan Pers.

Ketua Baladhika Indonesia Jaya, salah satu organ pendukung Prabowo-Sandi itu, mengatakan dirinya hanya “curhat” saat berbicara dengan wartawan Tempo, dan sama sekali tidak menyangka curhat itu dikutip untuk membentuk frame tertentu.

Dalam laporan utama Tempo yang terbit hari ini (Senin, 10/6) dengan cover berjudul “Tim Mawar dan Rusuh Sarinah” disebutkan bahwa kepada wartawan Tempo, Dahlia sempat memberikan perintah kepada anak buahnya yang ikut aksi di depan Bawaslu agar membuat benturan dengan aparat keamanan.


“Saya bilang, ‘Ya udah, benturin aja. Chaos-in aja sekalian,’” demikian kata Dahlia dalam laporan itu.

Disebutkan di laporan itu bahwa kesaksian Dahlia disampaikan di sebuah kafe di Cilandak Town Square pada hari Sabtu pekan lalu (1/6).

Sementara saat memberikan “perintah” itu, Dahlia sedang berada di sebuah rumah makan Padang di perempatan Jalan Sabang, Menteng, hanya sekitar 300 meter dari lokasi aksi.

Bagian inilah yang menurut Dahlia telah dikutip sedemikian rupa sehingga membentuk frame tertentu yang mengarahkan dirinya sebagai bagian dari pelaku bahkan inisiator kerusuhan.

Dahlia lantas menceritakan bagaimana dirinya bisa bertemu dengan wartawan Tempo.

“Mereka mengajak saya untuk ketemu. Mereka katakan hanya mau ngobrol biasa. Mereka tidak bilang untuk wawancara, tapi hanya ngobrol. Itu perlu digarisbawahi,” ujar Dahlia dalam pembicaraan dengan redaksi.

Dalam pembicaraan itu, masih menurut Dahlia, dia dimintai tolong untuk menanyakan kesediaan Ketua Bidang Pendayagunaan Aparatur Gerindra, Fauka Noor Farid, untuk ngobrol-ngobrol.

Dahlia menghubungi Fauka yang setuju asalkan pembicaraan dilakukan menggunakan telepon Dahlia.

“Setelah mereka ngobrol dengan Fauka, mereka kembali ngobrol dengan saya. Saat itu saya bilang, seharusnya polisi punya hati. Kita baru buka puasa (pada tanggal 22 Mei). Mestinya bisa dipahami dan tidak langsung dibubarkan,” cerita Dahlia lagi.

“Ternyata oleh mereka bagian ini yang dijadikan kutipan,” kata Dahlia lagi.

Masih menurut Dahlia, dirinya sudah menyampaikan keberatan kepada Tempo, dan ia diminta menyampaikan hak jawab untuk dimuat pada edisi berikutnya.

Kini Dahlia sedang mempersiapkan surat keberatan yang akan dikirimkan ke Dewan Pers dan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI).

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

Pengusaha Keberatan Masa Kerja Karyawan Kontrak Dipangkas jadi Empat Tahun

Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:20

UPDATE

Mantan Menpora Dito Ariotedjo Hadir Bersama Habib Jindan di Safari Sholawat Lombok

Senin, 12 Oktober 2026 | 22:08

PLN Siapkan Integrasi EBT PLTP Wayang Windu Unit 3 ke Sistem Kelistrikan Jabar

Senin, 12 Oktober 2026 | 21:54

Gaduh Dugaan Aturan Selundupan, Doli Sentil Hasyim: Jabatan Komisaris Hadiah dari Siapa?

Senin, 12 Oktober 2026 | 21:44

Sertijab Menlu, Arrmanatha Tegaskan Arah Polugri Indonesia Tidak Berubah

Senin, 12 Oktober 2026 | 21:28

Kades Ciangsana Bakal Mediasi Polemik Bangunan 480 Meter Persegi di Coatesville

Senin, 12 Oktober 2026 | 21:07

Bank Jakarta dan PAM Jaya akan Melantai di Bursa, Ini Respons Senator Fahira

Senin, 12 Oktober 2026 | 20:37

Berat Langkah IHSG Kembali ke 9.000, Saham Konglo Tak Akan Bangkit?

Senin, 12 Oktober 2026 | 20:28

Danantara Diandalkan Pacu Pertumbuhan Ekonomi 7 Persen

Senin, 12 Oktober 2026 | 20:22

AMDK dan Komoditas Mamin Harus Dikecualikan dalam Pelarangan Truk Sumbu 3

Senin, 12 Oktober 2026 | 20:21

Komisi II Buka Peluang RDP Bahas Putusan MK pada Gibran

Senin, 12 Oktober 2026 | 20:02

Selengkapnya