Berita

Menkopolhukam Wiranto/RMOL

Politik

Wiranto Minta Dua Kubu Tak Kerahkan Massa Dan Siap Terima Putusan MK

SENIN, 10 JUNI 2019 | 15:43 WIB | LAPORAN:

Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan (Menkopolhukam), Wiranto meminta Calon Presiden dan Wakil Presiden nomor urut 01, Jokowi-Maruf dan nomor urut 02, Prabowo-Sandiaga menerima segala putusan Mahkamah Konstitusi (MK).

Hal itu lantaran persidangan MK yang saat ini berjalan terjadi berdasarkan kesepakatan dari para kontestan.

"Makanya kami mengharapkan semua agar konsisten. Konsisten untuk apa? Agar semua keputusan MK nanti dapat diterima oleh semua pihak karena merupakan keputusan yang jujur, yang adil, yang transparan. Kan begitu," ungkap Wiranto di kantor Kemenkopolhukam, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta, Senin (10/6).


Nantinya, Wiranto berencana akan memperketat keamanan dengan kesiagaan penuh untuk menjaga keamanan Ibukota dan kota-kota lainnya untuk mengantisipasi adanya pengerahan massa.

"Ya kalau pengamanan kita, Polri dan TNI ya tetap siaga untuk mengamankan berbagai kemungkinan," tuturnya.

Akan tetapi, ia meminta kepada kedua kubu untuk tidak mengerahkan massa dalam mengawal proses yang berjalan di MK.

"Kami juga menghimbau kepada teman-teman kontestan yang ada niat untuk mengerahkan massa, janganlah dilakukan. Karena apa? Proses hukum kan sedang berjalan, proses yang sangat elegan, proses yang sangat terhormat, bermartabat. Biarin aja berjalan dulu," tandasnya.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

UPDATE

Bos Exxon Prediksi Harga Minyak Bakal Lebih Meledak

Sabtu, 02 Mei 2026 | 14:21

SSMS Bagikan Dividen Rp800 Miliar dari Laba 2025

Sabtu, 02 Mei 2026 | 13:51

Postidar Kecam Video Diduga Pernyataan Amien Rais soal Sekkab Teddy

Sabtu, 02 Mei 2026 | 13:18

Bank Dunia Proyeksikan Harga Emas dan Perak Turun pada 2027

Sabtu, 02 Mei 2026 | 13:00

Hardiknas 2026, Komisi X DPR Ingin Pendidikan Berkualitas Merata ke Pelosok

Sabtu, 02 Mei 2026 | 12:37

Polda Metro Pulangkan 101 Orang yang Diamankan Saat May Day

Sabtu, 02 Mei 2026 | 12:30

China Minta PBB Tinjau Ulang Rencana Penarikan Pasukan UNIFIL dari Lebanon

Sabtu, 02 Mei 2026 | 12:21

Ratusan Demonstran Ditangkap dalam Aksi Hari Buruh di Turki

Sabtu, 02 Mei 2026 | 11:17

Komisi III DPR: Pemberantasan Narkoba Tak Boleh Kendor!

Sabtu, 02 Mei 2026 | 10:59

Yen Bergolak: Intervensi Jepang Paksa Dolar AS Rasakan Kerugian Mingguan Terburuk

Sabtu, 02 Mei 2026 | 10:41

Selengkapnya