Berita

Ahmad Yani/Net

Politik

Ahmad Yani Siap Jadi Penjamin Eggi Sudjana

SENIN, 10 JUNI 2019 | 13:14 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Politisi Partai Bulan Bintang (PBB), Ahmad Yani menjenguk tersangka kasus dugaan makar Eggi Sudjana di Direktorat Tahanan dan Barang Bukti (Dit Tahti) Polda Metro Jaya, Senin (10/6).

Ahmad Yani mengaku, kedatangannya Sudjana untuk bersilaturahmi di momen hari raya Idul Fitri. Dia mengaku baru bisa mengunjungi Eggi lantaran beberapa waktu lalu ada kesibukan.

“Untuk bersilaturahmi lah sama Eggi, Eggi kan teman saya sejak lama sejak di aktivis mahasiswa," ucap Ahmad Yani kepada Kantor Berita RMOL di Mapolda Metro Jaya, Senin (10/6) siang.


Tidak hanya menjenguk, Ahmad Yani bersama dua orang kuasa hukum dari Tim Pembela Kedaulatan Rakyat juga datang untuk memberikan jaminan penangguhan penahanan terhadap Eggi Sudjana.

"Saya siap untuk mengajukan penjaminlah, sebagai penjamin untuk memberikan jaminan, saya siap,” tegasnya.

Populer

Jangan Biarkan Dua Juri Final LCC Lolos dari Sanksi UU ASN

Kamis, 14 Mei 2026 | 12:43

Keputusan Bisnis Dipidanakan, Nicko Widjaja Tulis Surat dari Rumah Tahanan

Jumat, 22 Mei 2026 | 17:34

Tetangga Sudah Mendahului, Indonesia Masih Berpidato

Jumat, 15 Mei 2026 | 05:30

Jokowi Boleh Keliling Indonesia Asal Tunjukkan Ijazah Asli

Rabu, 20 Mei 2026 | 01:33

Tuntutan Seret Jokowi ke Pengadilan terkait Kasus Nadiem Mengemuka

Jumat, 15 Mei 2026 | 00:02

Bebaskan Nadiem, Lalu Adili Jokowi

Senin, 18 Mei 2026 | 02:46

Pujian Anies ke JK Benamkan Ade Armando Cs

Senin, 18 Mei 2026 | 04:20

UPDATE

Kasus Roy Cs, Polisi Sudah Lengkapi Petunjuk Jaksa

Sabtu, 23 Mei 2026 | 20:13

Bukan Soal Salah Nama Desa, IPI: Reshuffle Perlu Karena Rapor Merah Menko Pangan

Sabtu, 23 Mei 2026 | 19:49

Pertamina Trans Kontinental Berdampak bagi Lingkungan, Raih Best CSR 2026

Sabtu, 23 Mei 2026 | 19:10

Hilirisasi Nasional, Jalan Menuju Keadilan Ekonomi

Sabtu, 23 Mei 2026 | 18:13

Ekonom: Tata Kelola SDA dan Perekonomian Sudah Keluar Jalur UUD 1945

Sabtu, 23 Mei 2026 | 18:10

Ekonom Ramal Rupiah Betah di Rp17.000 per Dolar AS

Sabtu, 23 Mei 2026 | 17:45

Dukung Dakwah di AS, KAUMY Salurkan Bantuan untuk Nusantara Foundation

Sabtu, 23 Mei 2026 | 17:43

Bamsoet dan Ketum Perbakin Banten Berburu Babi Hutan Perusak Panen

Sabtu, 23 Mei 2026 | 17:27

Salah Beri Informasi Saat Minyakita Bermasalah, Pengamat: Ucapan Prabowo Peringatan untuk Zulhas

Sabtu, 23 Mei 2026 | 17:13

Regulasi Right to Be Forgotten di Indonesia Masih Abu-abu

Sabtu, 23 Mei 2026 | 16:58

Selengkapnya