Berita

Arsul Sani/Net

Politik

PPP: Harusnya Demokrat Usulkan Pembubaran Koalisi Ke Kubu 02, Kan Sudah Kalah

SENIN, 10 JUNI 2019 | 01:17 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Sekretaris Jenderal PPP Arsul Sani menanggapi sinis usulan pembubaran koalisi partai pengusung 01 oleh Demokrat. Menurut Arsul, usulan tersebut lebih pantas dialamatkan kepada koalisi partai pengusung paslon 02.

Pasalnya, masih menurut Arsul, hal tersebut dikarenakan koalisi Paslon 02 sudah kalah dalam pertandingan Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019.

"Kenapa demikian? Pertama, untuk Koalisi Paslon 02 memang secara politis sudah selesai karena paslon mereka kalah dalam Pilpres," katanya kepada Kantor Berita RMOL, Senin (10/6).


Selain itu menurut Arsul, antara anggota Partai Demokrat dan Partai Gerindra sudah terjadinya perpecahan, sehingga hal tersebut dinilai lebih etis jika diarahkan ke Paslon 02.

"Kedua, secara faktual di antara anggotanya sudah pada berantem sendiri, paling tidak antara PD dengan Gerindra sebagai kepala gerbong," terangnya.

"Tapi anjuran itu tidak pas buat KIK, karena Paslon kami kan yang menang Pilpres meski masih dipersengketakan di MK (Mahkamah Konstitusi)," tambahnya.

Sehingga, koalisi Paslon 01 dinilai akan terus berlanjut hingga massa akhir pemerintahan Jokowi-Ma'ruf.

"Sebagai pemenang maka koalisi dalam pemerintahan masih akan berlanjut sampai dengan akhir masa pemerintahan Joko Widodo-Maruf Amin," ujarnya.

Ia menambahkan, cuitan Wasekjen Partai Demokrat Rachland Nashidik tersebut salah sasaran jika menganjurkan kepada Koalisi Indonesia Kerja (KIK) untuk membubarkan Koalisi partai politik pendukung.

"Jadi Wasekjen PD salah alamat dan salah sasaran kalau menganjurkan KIK untuk bubar atau dibubarkan," pungkasnya.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

UPDATE

Bos Exxon Prediksi Harga Minyak Bakal Lebih Meledak

Sabtu, 02 Mei 2026 | 14:21

SSMS Bagikan Dividen Rp800 Miliar dari Laba 2025

Sabtu, 02 Mei 2026 | 13:51

Postidar Kecam Video Diduga Pernyataan Amien Rais soal Sekkab Teddy

Sabtu, 02 Mei 2026 | 13:18

Bank Dunia Proyeksikan Harga Emas dan Perak Turun pada 2027

Sabtu, 02 Mei 2026 | 13:00

Hardiknas 2026, Komisi X DPR Ingin Pendidikan Berkualitas Merata ke Pelosok

Sabtu, 02 Mei 2026 | 12:37

Polda Metro Pulangkan 101 Orang yang Diamankan Saat May Day

Sabtu, 02 Mei 2026 | 12:30

China Minta PBB Tinjau Ulang Rencana Penarikan Pasukan UNIFIL dari Lebanon

Sabtu, 02 Mei 2026 | 12:21

Ratusan Demonstran Ditangkap dalam Aksi Hari Buruh di Turki

Sabtu, 02 Mei 2026 | 11:17

Komisi III DPR: Pemberantasan Narkoba Tak Boleh Kendor!

Sabtu, 02 Mei 2026 | 10:59

Yen Bergolak: Intervensi Jepang Paksa Dolar AS Rasakan Kerugian Mingguan Terburuk

Sabtu, 02 Mei 2026 | 10:41

Selengkapnya