Berita

Arsul Sani/Net

Politik

PPP: Tidak Etis Demokrat Minta Koalisi Jokowi-Maruf Bubar

MINGGU, 09 JUNI 2019 | 22:39 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Anjuran untuk membubarkan koalisi partai politik pengusung kedua Capres dan Cawapres dinilai tak etis jika diarahkan ke Koalisi Indonesia Kerja (KIK).

Hal tersebut disampaikan Sekertaris Jenderal Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Arsul Sani.

Arsul mengaku cuitan Wasekjen Partai Demokrat tersebut tidaklah pas jika diarahkan ke Joko Widodo lantaran Partai Demokrat bukanlah koalisi pengusung capres dan cawapres 01 Jokowi-Maruf.


"Cuitan Wasekjen PD (Partai Demokrat) yang minta agar koalisi partai dibubarkan baik koalisi partai yg usung Paslon 01 dan 02 tidak etis. Masak PD yang bukan anggota koalisi 01 minta agar koalisi 01 dibubarkan," ucap Arsul Sani kepada Kantor Berita RMOL, Minggu malam (9/6).

Ia melanjutkan, jika meminta koalisi dibubarkan lebih tepat jika diminta kepada koalisinya sendiri yakni kepada Badan Pemenangan Nasional (BPN) 02 Prabowo-Sandi.

"Kalo mau suarakan soal pembubaran koalisi ya ke koalisi 02 saja etisnya karena PD ada disana. Tapi tidak usah menganjurkan hal itu kepada KIK (Koalisi Indonesia Kerja)," katanya.

Populer

Jangan Biarkan Dua Juri Final LCC Lolos dari Sanksi UU ASN

Kamis, 14 Mei 2026 | 12:43

Keputusan Bisnis Dipidanakan, Nicko Widjaja Tulis Surat dari Rumah Tahanan

Jumat, 22 Mei 2026 | 17:34

Tetangga Sudah Mendahului, Indonesia Masih Berpidato

Jumat, 15 Mei 2026 | 05:30

Jokowi Boleh Keliling Indonesia Asal Tunjukkan Ijazah Asli

Rabu, 20 Mei 2026 | 01:33

Tuntutan Seret Jokowi ke Pengadilan terkait Kasus Nadiem Mengemuka

Jumat, 15 Mei 2026 | 00:02

Bebaskan Nadiem, Lalu Adili Jokowi

Senin, 18 Mei 2026 | 02:46

Pujian Anies ke JK Benamkan Ade Armando Cs

Senin, 18 Mei 2026 | 04:20

UPDATE

Kasus Roy Cs, Polisi Sudah Lengkapi Petunjuk Jaksa

Sabtu, 23 Mei 2026 | 20:13

Bukan Soal Salah Nama Desa, IPI: Reshuffle Perlu Karena Rapor Merah Menko Pangan

Sabtu, 23 Mei 2026 | 19:49

Pertamina Trans Kontinental Berdampak bagi Lingkungan, Raih Best CSR 2026

Sabtu, 23 Mei 2026 | 19:10

Hilirisasi Nasional, Jalan Menuju Keadilan Ekonomi

Sabtu, 23 Mei 2026 | 18:13

Ekonom: Tata Kelola SDA dan Perekonomian Sudah Keluar Jalur UUD 1945

Sabtu, 23 Mei 2026 | 18:10

Ekonom Ramal Rupiah Betah di Rp17.000 per Dolar AS

Sabtu, 23 Mei 2026 | 17:45

Dukung Dakwah di AS, KAUMY Salurkan Bantuan untuk Nusantara Foundation

Sabtu, 23 Mei 2026 | 17:43

Bamsoet dan Ketum Perbakin Banten Berburu Babi Hutan Perusak Panen

Sabtu, 23 Mei 2026 | 17:27

Salah Beri Informasi Saat Minyakita Bermasalah, Pengamat: Ucapan Prabowo Peringatan untuk Zulhas

Sabtu, 23 Mei 2026 | 17:13

Regulasi Right to Be Forgotten di Indonesia Masih Abu-abu

Sabtu, 23 Mei 2026 | 16:58

Selengkapnya