Berita

Mariman/Penerangan Armed 12

Pertahanan

Berburu Tokek Di Benteng Van Den Bosch

MINGGU, 09 JUNI 2019 | 05:32 WIB | LAPORAN:

Tak disangka, ternyata Benteng Van Den Bosch Ngawi mampu membawa berkah bagi masyarakat sekitarnya.

Benteng peninggalan kolonial Belanda yang juga merupakan eks Markas Yonarmed 12/ Divif 2/ Kostrad itu, selain dijadikan sebagai tempat wisata edukasi, sekaligus surga  perekonomian warga setempat yang berprofesi sebagai pemburu tokek.

Mariman (48), salah satu warga Kabupaten Ngawi itu mengaku meraup keuntungan hingga ratusan ribu rupiah per harinya dari berburu tokek.
 

 
"Kadang sehari saya mendapatkan penghasilan 150 ribu hingga 200 ribu," tuturnya, Sabtu (8/6).

Tokek-tokek hasil buruan tersebut, ia peroleh di sekitar lokasi Benteng Van Den Bosch.

"Setiap hari saya ke situ. Disana menurut saya pusatnya tokek," ujarnya lebih lanjut.

Sementara itu, Jurukunci Benteng Van Den Bosch, Serka Bambang mengatakan, aktivitas para pencari tokek sangat hanya diperbolehkan di waktu-waktu tertentu. Yakni, mulai pagi hingga pukul 18.00 WIB.

"Karena pas magrib, kita tutup dan baru di buka kembali untuk umum pukul 08.00 WIB,” ujarnya.

Pengaturan waktu ini untuk mempermudah pengawasan dan menjamin keamanan pengunjung ataupun masyarakat yang masuk ke lokasi benteng.

"Mengingat lokasi itu merupakan salah satu lokasi yang dilestarikan sebagai bagian dari jejak perjuangan para Pahlawan ketika masa peperagan Diponegoro," imbuhnya.

Terpisah, Mayor Arm Ronald Siwabessy, Danyonarmed 12/Divif 2/Kostrad mengatakan bahwa kehadiran TNI di tengah-tengah masyarakat merupakan suatu hal yang mutlak.

"TNI, berasal dari rakyat. Rakyat, merupakan ibu kandung TNI. Untuk itu, di mana ada TNI, disitu juga harus ada kesejahteraan dan kemanfaatan bagi masyarakat," ujar almamater Akademi Militer tahun 2002 ini.

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

KPK Klaim Status Tahanan Rumah Yaqut Sesuai UU

Jumat, 27 Maret 2026 | 12:26

Kubu Jokowi Bergerak Senyap untuk Jatuhkan Prabowo

Rabu, 25 Maret 2026 | 06:15

UPDATE

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Dirgahayu Pandeglang ke-152, Gong Salaka!

Rabu, 01 April 2026 | 18:04

Klaim Nadiem Dipatahkan Jaksa: Rekomendasi JPN Tak Dilaksanakan

Rabu, 01 April 2026 | 18:03

Kasus Dugaan Pelecehan Seksual Macet, Legislator Golkar Koordinasi dengan APH

Rabu, 01 April 2026 | 17:40

Pariwisata Harus Serap Banyak Tenaga Kerja Lokal

Rabu, 01 April 2026 | 17:24

Harta Gibran Tembus Rp 27,9 Miliar di LHKPN 2025

Rabu, 01 April 2026 | 17:03

Purbaya Pede Defisit APBN 2026 di Bawah 3 Persen

Rabu, 01 April 2026 | 17:00

Kenaikan Harga BBM Nonsubsidi Sulit Dihindari

Rabu, 01 April 2026 | 16:51

Menaker Yassierli Imbau Swasta dan BUMN Terapkan WFH Sehari dalam Sepekan

Rabu, 01 April 2026 | 16:51

Selisih Harga BBM Nonsubsidi Ditanggung Pertamina

Rabu, 01 April 2026 | 16:44

Selengkapnya