Berita

Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan/RMOL

Nusantara

Banyak Warga Naik Atap Mobil, Anies Bakal Buat Aturan Takbir Keliling

KAMIS, 06 JUNI 2019 | 02:52 WIB | LAPORAN:

Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan kecewa dengan ulah beberapa warga Ibukota yang mengikuti takbir keliling Idul Fitri 1440 H secara berlebihan dengan banyaknya warga yang naik di atap mobil.

Itu sebabnya, Anies akan menindak tegas para sopir bus dan angkutan kota. Semestinya, kata dia, seluruh sopir tidak membiarkan masyarakat naik ke atap kendaraan saat takbiran keliling karena membahayakan.

"Karena itu enggak boleh sebetulnya dan harus ada sanksi bagi sopir yang membiarkan atap kendaraannya untuk duduk, berdiri. Karena bukan seharusnya ada di situ, jadi sanksinya harus ada pada pengendali kendaraan," kata Anies usai open house di Rumah Dinas Gubernur DKI, Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (5/6).


Agar kejadian serupa tak terulang lagi, Anies berencana membuat peraturan khusus dari Pemprov DKI yang isinya mengatur tentang perilaku pengguna kendaraan saat acara takbiran keliling di jalanan.

"Aturannnya nanti apa, nanti kami cek apakah harus pakai pergub atau Perda. Nanti kami atur. Tapi harus ada aturan yang memberikan sanksi kepada penanggung jawab kendaraan dan penanggung jawab kendaraan adalah supir, pengemudi," imbuhnya.

"Kan kita kadang lihat sering ada acara-acara pada (duduk) di atas(kendaraan), berisiko sekali. Kalau sudah aturan, tidak ada waktu hanya untuk event tertentu, pasti untuk semuanya," tutupnya.

Diketahui sebelumnya, pada Selasa (4/6) malam banyak remaja yang menyewa bus sampai angkot untuk takbiran keliling. Namun sayang banyak dari mereka naik ke atap kendaraan dan ada juga yang menyalakan petasan.

Parahnya di Jl. KH Mas Mansyur atau di underpass Pasar Tanah Abang, ada sekelompok remaja yang naik ke atas bus TransJakarta dan terjepit di underpass.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

UPDATE

Kejagung Diminta Awasi Ekstra Proyek Pembangunan IKN

Selasa, 22 September 2026 | 22:15

Suahasil Beberkan Tiga Jurus Perkuat Pengawasan Bea Cukai, Apa Saja?

Selasa, 22 September 2026 | 21:51

KPK Didesak Periksa Nusron agar Tak Muncul Spekulasi Liar

Selasa, 22 September 2026 | 21:21

Jangan Omon-omon, Pelaksanaan MBG Harus Dipersempit ke Daerah 3T

Selasa, 22 September 2026 | 21:21

Raja Juli Sepi, Muncul Nusron

Selasa, 22 September 2026 | 21:12

Pakai Amine System, SP-ABG Pertamina Turunkan CO2 pada Gas jadi 5%

Selasa, 22 September 2026 | 21:07

Selebgram Jule Hanya Pemakai Etomidate, Bukan Pengedar

Selasa, 22 September 2026 | 20:54

Wacana Pencalonan Presiden-Wapres Cukup Didukung Dua Fraksi Ingkari Putusan MK

Selasa, 22 September 2026 | 20:36

KPK Kembali Sita Mobil Vinna Ledy Anggraheni Hasil Pemberian Pengusaha

Selasa, 22 September 2026 | 20:18

Swing Voters dan Pilkades Bekasi 2026

Selasa, 22 September 2026 | 19:59

Selengkapnya