Berita

Prabowo Subianto dan SBY/net

Politik

Demokrat: SBY Sudah Maafkan Prabowo, Jangan Diperpanjang

SELASA, 04 JUNI 2019 | 23:03 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Ketua Umum Partai Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), telah memaafkan perkataan Prabowo Subianto terkait pilihan politik almarhumah Ani Yudhoyono.

Pernyataan kontroversial Prabowo terlontar ketika kunjungan belasungkawa ke kediaman SBY di Puri Cikeas, Bogor, Jawa Barat, Senin (3/6).

Soal pemberian maaf SBY disampaikan oleh Ketua DPP Partai Demokrat, Jansen Sitindaon, dalam keterangan tertulis kepada wartawan, Selasa (4/6).


Jansen mengakui pengurus Demokrat telah menerima arahan langsung dari SBY untuk tidak memperpanjang ucapan Prabowo Subianto yang dianggap "keseleo dalam bertutur".

"Semalam di Cikeas seselesainya tahlilan, Pak SBY menyampaikan arahan kepada kami soal pernyataan Pak Prabowo ini jangan lagi diperpanjang, apalagi terus diributkan di luar. Karena bisa saja Pak Prabowo memang keseleo lidah dan tidak sengaja ketika mengungkapkan itu," tutur Jansen.

Jansen melanjutkan, SBY memaafkan Prabowo yang telah berucap tidak pada tempatnya.

"Ini di bulan Ramadhan dan tanggal 5 besok kita sudah merayakan Idul Fitri. Pak SBY dan keluarga besar menyampaikan telah memaafkan pernyataan Pak Prabowo," ujar Jansen.

SBY juga meminta kepada para wartawan untuk tidak membesar-besarkan ucapan Prabowo yang tidak tepat waktu dan tempat.  

"Kepada media, cukuplah membahas terkait soal ini agar tidak mengganggu suasana keluarga Pak SBY dan Partai Demokrat yang sedang berduka. Terkait tepat tidaknya pernyataan Pak Prabowo itu, biarlah publik yang menilai," jelas Jansen.

Populer

Connie Nilai Istilah Sabotase KSAD Berpotensi Bangun Framing Ancaman di Tengah Bencana

Rabu, 31 Desember 2025 | 13:37

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Dicurigai Ada Kaitan Gibran dalam Proyek Sarjan di Kabupaten Bekasi

Senin, 29 Desember 2025 | 00:40

Eggi Sudjana, Kau yang Memulai Kau yang Lari

Senin, 29 Desember 2025 | 01:10

Dugaan Korupsi Tambang Nikel di Sultra Mulai Tercium Kejagung

Minggu, 28 Desember 2025 | 00:54

Kasus Suap Proyek di Bekasi: Kedekatan Sarjan dengan Wapres Gibran Perlu Diusut KPK

Senin, 29 Desember 2025 | 08:40

KPK Panggil Beni Saputra Markus di Kejari Kabupaten Bekasi

Senin, 29 Desember 2025 | 13:09

UPDATE

Pembangunan Gerai KDKMP di Tubaba Terkendala Masalah Lahan

Rabu, 07 Januari 2026 | 03:59

KDKMP Butuh Ekosistem Pasar Hingga Pendampingan Berkelanjutan

Rabu, 07 Januari 2026 | 03:43

Ziarah ke Makam Ainun Habibie

Rabu, 07 Januari 2026 | 03:23

Ketidaktegasan Prabowo terhadap Jokowi dan Luhut jadi Sumber Kritik

Rabu, 07 Januari 2026 | 02:59

Implementasi KDKMP Masih Didominasi Administrasi dan Kepatuhan Fiskal

Rabu, 07 Januari 2026 | 02:42

Aktivis Senior: Program MBG Simbol Utama Kebijakan Pro-Rakyat

Rabu, 07 Januari 2026 | 02:20

Kontroversi Bahlil: Anak Emas Dua Rezim

Rabu, 07 Januari 2026 | 01:53

Rosan Ungkap Pembangunan Kampung Haji Baru Dimulai Kuartal Empat 2026

Rabu, 07 Januari 2026 | 01:41

Tim Gabungan Berjibaku Cari Nelayan Hilang Usai Antar ABK

Rabu, 07 Januari 2026 | 01:24

Pemerintah Harus Antisipasi Ketidakstabilan Iklim Ekonomi Global

Rabu, 07 Januari 2026 | 01:02

Selengkapnya