Berita

Keluarga pelaku bom Kartasura saat diperiksa polisi/RMOLJateng

Pertahanan

Tetangga Ungkap Identitas Pelaku Bom Kartasura

SELASA, 04 JUNI 2019 | 18:21 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Identitas pengebom bunuh diri di Pos Pantau Tugu Kartasura perlahan makin terang. Adalah Rofik Asharudin (22), terduga pelaku ini merupakan warga Kranggan Kulon Wirogunan Kartasura.

Rumah pelaku hanya berjarak sekitar 2 km dari lokasi pengeboman yang terjadi kemarin malam.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, pelaku merupakan anak ke 2 dari 3 bersaudara dari pasangan Muhtadi dan Sukinem. Rofik diketahui pendiam dan jarang bersosialisasi dengan tetangga.


Ditinjau dari latar belakang pendidikan, pelaku merupakan lulusan MAN 2. Ia tidak punya pekerjaan tetap. Terakhir berjualan molen di depan Lotte Mart Solo.

"Anaknya pendiam dan tertutup, tidak punya pekerjaan tetap. Jarang ke masjid juga. Tapi sebelum kejadian ia Salat Tarawih bersama keluarganya," kata Manto, tetangga pelaku seperti dilansir RMOLJateng, Selasa (4/6).

Sebelumnya, terduga pelaku meledakkan diri di dekat Pos Pengamanan Tugu Kertasura milik Plres Sukoharjo pada Senin malam.

Malam setelah kejadian, polisi kemudian membawa ayah pelaku dan kakaknya bernama Ridwan ke Polsek Kartasura untuk dimintai keterangan.

Pada Selasa dini hari, Tim Densus 88 juga melakukan penggeledahan di kediaman pelaku yang disaksikan Kapolda Jateng dan Pangdam IV/Diponegoro.

Menurut keterangan dari Kades Wirogunan, Marjono, yang ikut menyaksikan penggledahan, ada sejumlah barang yang dibawa petugas.

"Ada beberapa barang yang dibawa seperti serbuk arang, belerang, kabel, handphone, sakelar dan aluminium," kata Marjono.

Selasa pagi ini, korban dan juga pelaku Rofik dipindahkan dari RS Muwardi Solo ke RS Bhayangkara Semarang.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

Kasus Bansos, Kabulog Jateng hingga Pejabat Pemkab Brebes dan Jember Diperiksa KPK

Rabu, 09 September 2026 | 14:28

Purbaya Bakal Tarik Dana Daerah yang Mengendap Rp100 Triliun di Bank

Rabu, 09 September 2026 | 14:26

Rumah Digeledah, Direktur PT CMC Diperiksa KPK Hari Ini

Rabu, 09 September 2026 | 14:06

Rugikan Negara Rp35,7 Miliar, KPK Panggil Direktur PT Brantas Abipraya

Rabu, 09 September 2026 | 13:49

Kata Bonjopi, Persib si Raja Comeback

Rabu, 09 September 2026 | 13:39

Punya 12 Pabrik Sawit, Legislator Nilai Sintang Cocok Jadi Basis Produksi B50

Rabu, 09 September 2026 | 13:29

Pakistan: Serangan Houthi ke Saudi Bisa Aktifkan Pakta Pertahanan Mekkah

Rabu, 09 September 2026 | 13:27

PISA 2025 Tak Banyak Bergerak, Indonesia Sedang Menormalisasi Krisis Pembelajaran

Rabu, 09 September 2026 | 13:02

Penyaluran B50 Tembus 3,4 Juta KL, 94 Persen SPBU Sudah Salurkan Biodiesel

Rabu, 09 September 2026 | 12:47

Tim SAR Diminta Maksimalkan Pencarian Lima Jurnalis Hilang Kontak di Anak Krakatau

Rabu, 09 September 2026 | 12:38

Selengkapnya