Berita

Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo/Net

Pertahanan

Ganjar Pranowo Minta Masyarakat Tetap Beraktivitas Usai Ledakan Kartasura

SELASA, 04 JUNI 2019 | 15:59 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo mengimbau kepada masyarakat agar tetap tenang dan menjalani aktivitas normal pascaledakan yang terjadi di Pos Polisi Kartasura, Sukoharjo kemarin.

"Biar aparat bekerja dan mohon masyarakat untuk tidak mendekat ke area itu agar kepolisian bisa bekerja dengan baik," katanya saat dihubungi, Selasa (4/6).

Di sisi lain, bom bunuh diri yang diduga dilakukan oleh pelaku bernama Rofik Asharudin (21) itu dianggapnya menjadi warning bagi masyarakat untuk waspada terhadap lingkungan sekitar.


Ia pun meminta pada masyarakat untuk membantu pengamanan dan jika ada yang mencurigakan untuk segera lapor pada aparat agar bisa segera ditangani.

Terkait kejadian itu, ia menyampaikan sudah menerima sejumlah laporan dan saat ini terus dilakukan penanganan.

"Penanganannya mudah-mudahan dapat segera dikejar motif dan identitas pelaku," jelasnya.

Untuk korban, hingga saat ini belum ada laporan korban kecuali pelaku sendiri. Ganjar pun mengaku bahwa TNI-Polri sudah mempersiapkan langkah-langkah antisipatif yang disampaikan pada Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Candi 2019 beberapa waktu lalu.

"Pak Kapolri dalam apel siaga operasi ketupat sudah mewaspadai, kebetulan dalam apel yang membacakan saya. Dari distribusi harga, stabilisasi harga, sampai gangguan terorisme," terangnya.

Terkait peristiwa ini, ia pun meminta pada masyarakat untuk tidak ikut menyebarkan foto-foto atau video kejadian. Agar masyarakat tidak mendapatkan visual yang mengerikan.

"Beraktivitas saja seperti biasa, biar aparat bekerja. Mari kita jaga bersama keamanan dan kenyamanan Jawa Tengah," tutupnya.

Populer

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Jubir IKN Troy Pantouw Sempat Telepon Keluarga Sehari Sebelum Ditemukan Meninggal

Minggu, 26 Juli 2026 | 20:58

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Dana Nasabah Rp2,58 Miliar Raib, BCA Digugat ke PN Jakpus

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

UPDATE

Wall Street Hijau di Tengah Harapan Meredanya Konflik AS-Iran

Selasa, 04 Agustus 2026 | 08:23

Di Balik Sensor Istana: Diksi Nuklir Prabowo dan Bantahan Kilat Teheran

Selasa, 04 Agustus 2026 | 08:10

Pelatih Vietnam Bongkar Rahasia Usai Permalukan Indonesia 3-0

Selasa, 04 Agustus 2026 | 08:04

Tanggapi MK, Menkeu Pastikan Anggaran MBG Tidak Mengganggu APBN

Selasa, 04 Agustus 2026 | 07:47

Menhaj Lantik 6 Pejabat Kemenhaj untuk Perkuat Pelayanan Haji dan Umrah

Selasa, 04 Agustus 2026 | 07:46

Bunga Pinjaman Turun, Bulog Hemat hingga Rp1,07 Triliun per Tahun

Selasa, 04 Agustus 2026 | 07:35

Pasar Logam Mulia Tertekan, Emas Masih Berkutat di 4.000 Dolar AS

Selasa, 04 Agustus 2026 | 07:18

Bursa Eropa Cetak Rekor, DAX 40 Tembus 26.000 Poin

Selasa, 04 Agustus 2026 | 07:07

Sekolah Nasional Terintegrasi: Tantangan Pendidikan dan Implementasi Rekonstruksi

Selasa, 04 Agustus 2026 | 06:46

BGN Anggap Putusan MK Justru Perkuat Program MBG

Selasa, 04 Agustus 2026 | 06:27

Selengkapnya