Berita

Pemudik melintas di Arteri Kalimalang Bekasi/RMOL

Nusantara

Jelang Hari H Idul Fitri, Jalur Arteri Kalimalang Bekasi Terpantau Lancar

SELASA, 04 JUNI 2019 | 07:16 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

H-2 lebaran 2019, jumlah kendaraan pemudik yang melintas di Jalur Arteri Kalimalang, Kota Bekasi menurun, Senin (3/6).

Kepala Pospam Mudik 2019, Satuan Lalulintas Polres Metro Bekasi Kota, AKP Suryono mengatakan, jumlah kendaraan pemudik sudah menurun sejak Minggu (2/6) hingga Senin (3/6). Pada Senin (3/6) sejak pukul 08:00 WIB hingga pukul 20:00 WIB hanya sekitar 2.500 kendaraan roda dua dan sekitar 600 kendaraan roda empat.

"Hari ini sudah menurun drastis dibanding hari sebelumnya, hari ini cuma sekitar 2.500 untuk kendaraan roda dua sejak jam 8 pagi tadi sampai jam 8 malam," ucap AKP Suryono kepada Kantor Berita RMOL, Senin (3/6).


Sedangkan pada Minggu (2/6) jumlah kendaraan pemudik roda dua sekitar 5 ribu dan kendaraan roda empat sebanyak 1.236.

Menurut AKP Suryono, jumlah pemudik akan terus menurun hingga esok Selasa (4/6). Sedangkan untuk puncak arus mudik sudah terjadi pada Kamis (31/5) dan Sabtu (2/6).

"Kalau puncak arus mudik kemarin malam Jum'at dan malam Minggu, puluhan ribu kendaraan melintas jalur ini pada hari itu," katanya.

Pantauan di lokasi, hingga pukul 20:40 WIB, kondisi di jalur arteri Kalimalang Kota Bekasi sudah terlihat lancar. Hanya beberapa kendaraan pemudik yang masih terlihat.

Sedangkan warga Jakarta Barat, Yusuf mengaku sengaja berangkat mudik ke kampung halamannya di Tegal, Jawa Tengah pada hari ini untuk menghindari kemacetan.

"Iya sengaja hari ini, karena liat di TV hari ini sudah sepi, jadi mending hari ini saya berangkat ke Tegal," ucap Yusuf kepada redaksi.

Selain itu, Yusuf mengaku perjalanan dari kediamannya hingga sampai di Bekasi hanya membutuhkan waktu sekitar satu jam.

"Tadi berangkat sekitar jam 7 malam, cepat sampai sini enggak macet sama sekali tadi," pungkasnya.

Populer

Kolaborasi dengan Turki

Minggu, 11 Januari 2026 | 04:59

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Bukti cuma Sarjana Muda, Kok Jokowi Bergelar Sarjana Penuh

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:00

RH Singgung Perang Bubat di Balik Sowan Eggi–Damai ke Jokowi

Jumat, 09 Januari 2026 | 20:51

UPDATE

Trump Ancam Kenakan Tarif 25 Persen ke Delapan Negara Eropa

Minggu, 18 Januari 2026 | 09:48

Arsitektur Hukum Pilkada Sudah Semakin Terlembaga

Minggu, 18 Januari 2026 | 09:40

Serpihan Badan Pesawat ATR 42-500 Berhasil Ditemukan

Minggu, 18 Januari 2026 | 09:08

Rekonstruksi Kontrol Yudisial atas Diskresi Penegak Hukum

Minggu, 18 Januari 2026 | 09:00

KAI Commuter Rekayasa Pola Operasi Imbas Genangan di Kampung Bandan

Minggu, 18 Januari 2026 | 08:51

Seluruh Sumber Daya Harus Dikerahkan Cari Pesawat ATR yang Hilang Kontak

Minggu, 18 Januari 2026 | 08:45

Tujuh Kali Menang Pilpres, Museveni Lanjutkan Dominasi Kekuasaan di Uganda

Minggu, 18 Januari 2026 | 08:20

Belasan RT dan Ruas Jalan di Jakarta Terendam Banjir

Minggu, 18 Januari 2026 | 08:13

Ongkos Pilkada Langsung Tak Sebesar MBG

Minggu, 18 Januari 2026 | 07:50

Delik Hukum Pandji Tak Perlu Dicari-cari

Minggu, 18 Januari 2026 | 07:45

Selengkapnya