Berita

Ryamizard Ryacudu/Kemenhan

Pertahanan

Menhan: Yang Ribut Pasca Pilpres Bukan Musuh Negara, Tapi Teman Juga

JUMAT, 31 MEI 2019 | 05:33 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Menteri Pertahanan, Ryamizard Ryacuddu, meminta pihak-pihak yang tidak puas hasil pemilu menempuh mekanisme yang sudah disediakan.

Menurut dia, jangan sampai ketidakpuasan itu memunculkan bibit yang mengganggu kedaulatan negara. Demonstrasi dipersilakan asalkan damai. Tapi jika menyangkut keutuhan negara, maka tidak ada lagi negosiasi.

“Saya harus turun tangan. Polisi sudah baik, sudah capek, banyak korban. Saya bicara tidak ada lagi negosiasi, tidak ada lagi berunding-berunding. Yang ada harus diselesaikan dengan baik, apapun untuk negara dan bangsa,” ujar dia di kantor Kemhan, Jakarta Pusat, Kamis (30/5).


Ia berharap, dirinya tak turun dalam menyelesaikan sengketa Pemilu 2019. Pasalnya, bila institusi Kemenhan sampai turun akan melibatkan TNI sebagai alat pertahanan negara.

Namun, Ryamizard memandang yang membuat keributan selama ini bukan musuh negara, melainkan teman. Musuh negara sebenarnya adalah kelompok teroris.

“Saya rasa selama ini tidak ada musuh kok. Teman semua. Musuh saya, musuh TNI, musuh negara misalnya teroris. Yang ribut-ribut ini bukan musuh, tapi teman,” pungkasnya.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

Kasus Bansos, Kabulog Jateng hingga Pejabat Pemkab Brebes dan Jember Diperiksa KPK

Rabu, 09 September 2026 | 14:28

Purbaya Bakal Tarik Dana Daerah yang Mengendap Rp100 Triliun di Bank

Rabu, 09 September 2026 | 14:26

Rumah Digeledah, Direktur PT CMC Diperiksa KPK Hari Ini

Rabu, 09 September 2026 | 14:06

Rugikan Negara Rp35,7 Miliar, KPK Panggil Direktur PT Brantas Abipraya

Rabu, 09 September 2026 | 13:49

Kata Bonjopi, Persib si Raja Comeback

Rabu, 09 September 2026 | 13:39

Punya 12 Pabrik Sawit, Legislator Nilai Sintang Cocok Jadi Basis Produksi B50

Rabu, 09 September 2026 | 13:29

Pakistan: Serangan Houthi ke Saudi Bisa Aktifkan Pakta Pertahanan Mekkah

Rabu, 09 September 2026 | 13:27

PISA 2025 Tak Banyak Bergerak, Indonesia Sedang Menormalisasi Krisis Pembelajaran

Rabu, 09 September 2026 | 13:02

Penyaluran B50 Tembus 3,4 Juta KL, 94 Persen SPBU Sudah Salurkan Biodiesel

Rabu, 09 September 2026 | 12:47

Tim SAR Diminta Maksimalkan Pencarian Lima Jurnalis Hilang Kontak di Anak Krakatau

Rabu, 09 September 2026 | 12:38

Selengkapnya