Berita

Foto:RMOL

Bisnis

Pengusaha Daging Tidak Rasakan Dampak Signifikan Pemilu

SABTU, 25 MEI 2019 | 10:18 WIB | LAPORAN:

Industri makanan terlebih bagi pengusaha daging tidak merasakan perbedaan yang signifikan dengan adanya pesta demokrasi Pemilu 2019.

Padahal, pengusaha mengekspetasikan, adanya lonjakan permintaan jelang pemilu karena akan banyak acara kampanye baik di daerah maupun ibukota.

"Kita lihat masa kampanye, masa pemilu, ekspetasi di industri makanan saat tinggi namun kenyataannya, konsumsinya atau nasi bungkusnya tidak pakai ayam dan daging. Ada kenaikan tapi tidak signifikan," ujar pengusaha daging dan industri makanan, Yustinus Sadmoko dalam sebuah diskusi di kawasan Menteng, Jakarta, Sabtu (25/5).


Belum adanya permintaan yang signifikan pada pemilu, dapat berpengaruh ke waktu-waktu berikutnya. Apalagi pemilu dekat bulan suci Ramadan.

Walaupun para pengusaha berharap besar karena dengan adanya event kampanye, pengusaha daging mampu menyuplai daging kepada catering-catering saat acara berlangsung.

Sementara itu, dia menjelaskan jangan disamakan sepinya order saat pemilu dengan naiknya harga daging jelang lebaran. Karena saat lebaran, seluruh biaya selain harga daging seperti transportasi, THR karyawan menjadi sebab kenaikan harga daging.

"Itu tidak terlalu signifikan, lebaran ini bagi kita pengusaha ekspetasi biasa. Harga akan ada naik itu karena pertama, permintaan naik, kedua ongkos transportasi naik dimana kita harus bayar THR ke karyawan," tutup Yustinus.

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

UPDATE

DJP Blokir Rekening 57 Penunggak Pajak, Nilainya Tembus Rp80 Miliar

Sabtu, 04 Juli 2026 | 12:08

Rakernas Haji Bahas Dua PR Besar: Kesehatan Jemaah dan Layanan Mina

Sabtu, 04 Juli 2026 | 11:58

MUI: LGBT dan Koruptor Itu Pelanggar HAM Berat!

Sabtu, 04 Juli 2026 | 11:51

Komisi XIII DPR Dukung Prabowo Terbitkan Perpres Tata Kelola Koperasi Merah Putih

Sabtu, 04 Juli 2026 | 11:32

Kondisi Korban Penyekapan Mau Print Membaik, Namun Trauma Masih Membekas

Sabtu, 04 Juli 2026 | 11:13

Komisi XIII DPR Soroti Dugaan Tambang Tanpa AMDAL: Ini Negara Apa?

Sabtu, 04 Juli 2026 | 10:57

Harga Emas Antam Terbang Rp19.000 di Akhir Pekan, Satu Gram Jadi Rp2,67 Juta

Sabtu, 04 Juli 2026 | 10:35

IHSG Sepekan Melemah, Nilai Transaksi Anjlok Hampir 36 Persen

Sabtu, 04 Juli 2026 | 10:33

Skema Modal BPR Lebih Fleksibel, OJK Tegaskan Sanksi bagi Pelanggar

Sabtu, 04 Juli 2026 | 09:57

Kapolda Metro Jaya Bentuk Tim Terpadu Tangani Kasus Penyekapan Karyawan Mau Print

Sabtu, 04 Juli 2026 | 09:42

Selengkapnya