Berita

Presiden Donald Trump/Net

Dahlan Iskan

Rapat Tiga Menit

JUMAT, 24 MEI 2019 | 03:31 WIB | OLEH: DAHLAN ISKAN

TERJADI lagi. Di Gedung Putih lagi. Rapat kabinet segera dimulai. Para menteri sudah menunggu di ruang rapat. Demikian juga Ketua DPR Nancy Pelosi. Dan ketua fraksi minoritas di DPD Chuck Schumer.

Mereka tinggal menunggu kedatangan Presiden Donald Trump. Mereka sabar menunggu sampai 15 menit. Kamis WIB kemarin.

Yang ditunggu akhirnya tiba. Dengan ekspresi yang geram. Trump tidak menyapa siapa pun yang ada di ruangan itu. Tidak seperti kebiasaan pemimpin Amerika. Ketika memasuki suatu ruang rapat.


Trump tidak jadi memimpin rapat sore itu. Tidak mau. Ia hanya kurang dari tiga menit di ruang rapat itu. Hanya untuk mengatakan: sampai di sini saja kerjasama dengan Partai Demokrat. Tidak akan ada lagi pembicaraan. Sampai Demokrat mengakhiri pengusutan padanya.

Selesai.

Trump meninggalkan ruangan. Ngeloyor ke Rose Garden. Taman yang memisahkan Oval Office dan West Wing di dalam Gedung Putih. Di situ wartawan sudah diminta menunggu. Untuk mendapat keterangan pers dari Presiden. Rose Garden memang sering dipakai konferensi pers. Oleh banyak presiden. Pernah juga untuk pesta perkawinan. Ketika Presiden Richard Nixon mengawinkan putrinya.

Sudah bisa diduga isi keterangan pers Trump di situ: maki-maki Demokrat. Yang ia anggap tidak mau tahu perjuangan kepentingan rakyat Amerika. Hanya bikin buang-buang waktu.

Nancy tidak menyangka terjadi lagi hal seperti itu. Padahal sejak pagi dia sudah menyiapkan materi rapat itu: pembahasan anggaran infrastruktur. Yang diminta Trump. Sebesar Rp 30.000.000.000.000.000. Tepatnya 2 triliun USD. Yang belum disetujui DPR. Bahkan pagi itu Nancy sampai mengadakan rapat tertutup di DPR. Sebagai persiapan rapat di Gedung Putih. Ternyata materi itu tidak jadi dibahas. Bahkan tidak akan.

DPR, yang dikuasai Demokrat, kini memang lagi mengusut tiga persoalan: ketidakberesan pajak Trump, kolusinya dengan Russia dan money loundering lewat Deutsche Bank.

Nancy begitu yakinnya. Presiden Trump tidak akan bisa lolos dari pengusutan ini. Sampai-sampai Nancy terus mengabaikan desakan internalnya: agar melakukan impeachment kepada Presiden Trump.

Kepada yang mendesaknya itu Nancy teguh. "Trump sedang melakukan impeachment untuk dirinya sendiri," ujar Nancy pekan lalu.

Tiga Srikandi baru DPR Amerika memang sudah berjanji. Sejak masih kampanye dulu: akan menjatuhkan Trump. Yang mereka nilai tidak layak menjadi presiden Amerika. Mereka itu Ocazio-Cortez, anak muda dari New York, dan dua pertama Muslim yang jadi anggota DPR Amerika: Rashida Tlaib dari Michigan dan Ilhan Omar dari Minnesota.

Pekan lalu keinginan meng-impeacht Trump ini sudah merembet ke partai Republik. Justin Amash, juga dari Michigan, sudah resmi menyatakan perlunya impeachment itu.

Dengan gagalnya rapat kabinet Kamis kemarin WIB, sudah dua kali Nancy mengalami hal yang sama.

Yang pertama saat pembahasan anggaran tembok perbatasan. Saat itu Trump juga hanya hadir untuk ngomel-ngomel. Lalu pergi. (Lihat DisWay Tembok Surga).

Mungkin banyak juga pemimpin yang menunjukkan kejengkelannya dengan cara itu. Tapi Trump tetap beda: sengaja menunjukkanya ke publik. Agar publik memihak padanya. Sekaligus ikut membenci tokoh seperti Nancy.

Perang Demokrat lawan Trump kian memuncak. Yang kalah bisa jadi Iran. Atau Tiongkok?

Populer

Menyorot Nuansa Politis Penetapan Direksi Pelindo

Senin, 02 Maret 2026 | 06:59

Keputusan KIP Kuatkan Keyakinan Ijazah Jokowi Palsu

Minggu, 22 Februari 2026 | 06:18

Harianto Badjoeri Dikenal Dermawan

Senin, 23 Februari 2026 | 01:19

Rusia dan China akan Dukung Iran dari Belakang Layar

Minggu, 01 Maret 2026 | 04:20

Jokowi Lebih Jago dari Shah Ruh Khan soal Main Drama

Senin, 23 Februari 2026 | 03:31

Gibran Jadi Kartu Mati Prabowo di Pilpres 2029

Minggu, 22 Februari 2026 | 03:02

PKB Kutuk Pembunuhan Ali Khamenei dan Desak PBB Jatuhkan Sanksi ke Israel-AS

Minggu, 01 Maret 2026 | 18:07

UPDATE

Empat Penjudi Sabung Ayam Nekat Terjun ke Sungai Usai Digerebek Polisi

Selasa, 03 Maret 2026 | 03:59

Harga Tiket Pesawat Kembali Tidak Masuk Akal

Selasa, 03 Maret 2026 | 03:51

Maung Bandung dan Bajul Ijo Berbagi Poin di GBT

Selasa, 03 Maret 2026 | 03:28

Umat Jangan Tergesa-gesa Simpulkan Pernyataan Menag soal Zakat

Selasa, 03 Maret 2026 | 02:59

Try Sutrisno dan Gerakan Kembali ke UUD 1945 Asli

Selasa, 03 Maret 2026 | 02:34

Iran Geram Kepemilikan Senjata Nuklir Israel Tak Disoal Dunia Internasional

Selasa, 03 Maret 2026 | 02:08

Aparat Sita Amunisi hingga Uang Tunai Usai Rebut Markas DPO KKB

Selasa, 03 Maret 2026 | 01:47

DPR Tugasi Bahtra Banong Bereskan Kasus Penipuan Travel di Sultra

Selasa, 03 Maret 2026 | 01:19

Wamen Ossy: Pemanfaatan AI Tunjang Pengelolaan Data Pertanahan

Selasa, 03 Maret 2026 | 01:00

Klaim Trump Incar Ali Khamenei untuk Bantu Rakyat Iran Cuma Bualan

Selasa, 03 Maret 2026 | 00:43

Selengkapnya