Berita

Istimewa

Pertahanan

Kepala Bakamla Terima Kunjungan Kehormatan KSAL Australia

RABU, 22 MEI 2019 | 00:30 WIB | LAPORAN:

. Dalam rangka kunjungan muhibah Gugus Tugas Indo-Pacific Endeavour 2019 Angkatan Bersenjata Australia ke Indonesia, Kepala Angkatan Laut (Kasal) Australia VADM Michael Noonan AO, RAN, beserta rombongan melakukan kunjungan kehormatan kepada Kepala Bakamla Laksdya Bakamla A. Taufiq R di Markas Besar Bakamla, Jakarta, Senin (20/5).

VADM Noonan beserta rombongan datang ke Indonesia dengan menggunakan Kapal Perang HMAS Canberra yang sandar di Pelabuhan Tj. Priok, Sabtu (18/5).

Dalam keterangan pers yang diterima redaki, Rabu (22/5), VADM Noonan yang didampingi oleh Australian Navy Attache CAPT Matt Brown, Deputy Commander Joint Task Force 661 CAPT Andrew Quinn, Ops HMAS Canberra LCDR Alexander Finnis, dan SPRI CN LEUT Ben Couch, tiba di Mabes Bakamla pukul 10.30 WIB. Rombongan disambut dengan Jajar Kehormatan Bersenjata personel Bakamla.


LKsdya Taufiq dengan hormat mengapresiasi kunjungan Angkatan Laut Australia ke Mabes Bakamla. Kunjungan ini sekaligus menjadi bukti persahabatan Bakamla dan Australia yang telah terjalin dengan baik.

Dalam pertemuan, VADM Noonan menjelaskan kunjungan HMAS Canberra dalam Endeavour tahun 2019 ini merupakan bentuk kegigihan Australia dalam membangun hubungan yang kuat dengan negara tetangga khususnya di Asia. Hal ini dilakukan guna mewujudkan kerja sama "Defense to Defense Cooperation", untuk menciptakan koneksi sosial dan ekonomi yang lebih baik. Termasuk juga dalam aspek edukasi, sumber daya, bisnis, dan yang paling utama adalah keamanan yang lebih kuat di masing-masing wilayah perairan dan yurisdiksi negara.

"Jika ada negara yang ingin menantang kedaulatan negara-negara disini, yang mereka lihat adalah militer kita yang terus bekerja sama, dan tidak akan mudah untuk memecahnya", pungkas VADM Noonan.

Selain membahas kerja sama, di sisi lain tujuan VADM Noonan berkunjung ke Bakamla adalah untuk bertemu dengan sahabatnya, Laksdya Taufiq. Kedekatan Vadm Noonan dan Laksdya Taufiq sangat jelas terlihat, karena pembahsan mengenai peningkatan kerja sama dalam keamanan dan keselamatan laut berlangsung interaktif dan harmonis.

Laksdya Taufiq menjelaskan rencana lima tahun Bakamla di masa mendatang sebagai Indonesian Coast Guard. Tak luput dari pembicaraan, disampaikan pula beberapa kesulitan Bakamla dalam mengemban tugasnya sebagai coast guard. Hal ini mengingat Indonesia merupakan negara kepulauan dengan karakteristik yang berbeda dengan negara mana pun. Salah satu upaya yang paling ampuh adalah dengan membangun hubungan kerja sama dengan negara tetangga, salah satunya menjadi bagian dari forum HACGAM.

"Saya siap membantu dan mendukung Anda hingga semua tujuan itu tercapai", ucap VADM Noonan. Beliau sangat senang melihat stabilitas kedua negara terus meningkat, dan berdasarkan kunjungannya ke beberapa instansi Indonesia yang memiliki kepentingan di laut, angka pelanggaran hukum di laut sudah mulai menurun karena kerja sama yang telah terbangun.

Mengakhiri pertemuan, VADM Noonan berkata siap untuk menerima segala bentuk gagasan dan ide baru untuk meningkatkan kerja sama dan mempererat hubungan antar kedua negara. "Kita adalah sahabat dan akan selalu jadi sahabat", ungkapnya, seraya berpamitan dengan Laksdya Taufiq.

Dalam pertemuan ini, Laksdya Taufiq didampingi oleh Plt. Sestama Laksma Bakamla Eko Jokowiyono, S.E., M.Si., Plt. Deputi Inhuker Laksma Bakamla Dade Ruskandar, S.H., M.H., Plt. Deputi Opslat Laksma Bakamla Guntur Wahyudi, Plh. Direktur Kerja Sama Kolonel Bakamla Salim, dan Kasubbag TU Kepala Bakamla Letkol Bakamla Ridwansyah.

Populer

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Jubir IKN Troy Pantouw Sempat Telepon Keluarga Sehari Sebelum Ditemukan Meninggal

Minggu, 26 Juli 2026 | 20:58

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Dana Nasabah Rp2,58 Miliar Raib, BCA Digugat ke PN Jakpus

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

UPDATE

Wall Street Hijau di Tengah Harapan Meredanya Konflik AS-Iran

Selasa, 04 Agustus 2026 | 08:23

Di Balik Sensor Istana: Diksi Nuklir Prabowo dan Bantahan Kilat Teheran

Selasa, 04 Agustus 2026 | 08:10

Pelatih Vietnam Bongkar Rahasia Usai Permalukan Indonesia 3-0

Selasa, 04 Agustus 2026 | 08:04

Tanggapi MK, Menkeu Pastikan Anggaran MBG Tidak Mengganggu APBN

Selasa, 04 Agustus 2026 | 07:47

Menhaj Lantik 6 Pejabat Kemenhaj untuk Perkuat Pelayanan Haji dan Umrah

Selasa, 04 Agustus 2026 | 07:46

Bunga Pinjaman Turun, Bulog Hemat hingga Rp1,07 Triliun per Tahun

Selasa, 04 Agustus 2026 | 07:35

Pasar Logam Mulia Tertekan, Emas Masih Berkutat di 4.000 Dolar AS

Selasa, 04 Agustus 2026 | 07:18

Bursa Eropa Cetak Rekor, DAX 40 Tembus 26.000 Poin

Selasa, 04 Agustus 2026 | 07:07

Sekolah Nasional Terintegrasi: Tantangan Pendidikan dan Implementasi Rekonstruksi

Selasa, 04 Agustus 2026 | 06:46

BGN Anggap Putusan MK Justru Perkuat Program MBG

Selasa, 04 Agustus 2026 | 06:27

Selengkapnya